“Antrean untuk boarding naik kereta api juga meningkat.
“Oleh karena itu, kami harapkan para pelanggan dapat mengatur waktu perjalanan mereka menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta,” tambahnya.
Kereta Api Tanjungkarang Diserbu Penumpang, Okupansi Capai 127 Persen
Tanjungkarang sendiri merupakan salah satu wilayah strategis dengan mobilitas tinggi, terutama saat liburan besar seperti Idul Adha.
Baca juga : Libur Idul Adha, Arus Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni Naik
Kenaikan okupansi hingga 127 persen ini merupakan tantangan sekaligus indikator bahwa layanan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Penumpang seperti Ari Setiawan (35), warga Bandarlampung, mengakui adanya kepadatan ini.
“Saya selalu memilih kereta api karena lebih nyaman dan tepat waktu.
“Namun, kali ini memang terasa lebih padat dari biasanya. Saya sampai datang ke stasiun dua jam lebih awal,” ujarnya.
Mengantisipasi kepadatan yang sama di masa mendatang, KAI Divre IV Tanjungkarang berencana menambah fasilitas dan layanan.
Hal itu untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan penumpang.
Upaya ini diharapkan dapat mengakomodasi lonjakan penumpang dengan lebih baik dan mengurangi risiko keterlambatan.
Libur Idul Adha 2024 ini menjadi momentum penting bagi KAI Divre IV Tanjungkarang untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Sehingga pengalaman bepergian dengan kereta api tetap menyenangkan dan aman bagi seluruh penumpang.
Baca juga : Airports Indonesia Diproyeksi Kalahkan Prancis dan India





Lappung Media Network