Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Kopi Lampung dan Jalan ke Amerika

    Kopi Lampung dan Jalan ke Amerika

    by Irjen
    18/09/2025
    in Ekonomi
    Kopi Lampung dan Jalan ke Amerika

    Mahendra Utama. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Lonjakan drastis harga kopi di Amerika Serikat yang mencapai hampir 21 persen hanya dalam sebulan terakhir membuka peluang emas bagi Provinsi Lampung untuk memperkuat posisinya di pasar global.

    Momentum ini dinilai harus dimanfaatkan secara strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui hilirisasi komoditas robusta.

    Baca juga : Kopi Sangrai Lampung Tembus Hong Kong, Sejarah Baru Ekspor Produk Olahan

    Pemerhati sekaligus penikmat kopi Lampung, Mahendra Utama, menyatakan bahwa situasi di Amerika, di mana kedai-kedai kopi terpaksa menaikkan harga hingga 25 persen, adalah sinyal kuat bagi Lampung sebagai lumbung robusta nasional.

    “Bagi pecinta kopi di Amerika, ini mungkin kabar buruk.

    “Tapi bagi kita di Lampung, ini adalah peluang yang tidak boleh dilewatkan,” ujar Mahendra Utama dalam keterangannya, Kamis, 18 September 2025.

    Menurutnya, Lampung memiliki fondasi yang sangat kuat.

    Data menunjukkan, pada tahun 2024, nilai ekspor kopi Indonesia menembus USD 1,6 miliar, atau naik signifikan sebesar 76 persen dari tahun sebelumnya.

    Dari angka tersebut, Lampung memberikan kontribusi lebih dari separuhnya.

    “Kontribusi Lampung sekitar USD 840 juta dengan produksi robusta mencapai 141 ribu ton.

    “Dengan kekuatan sebesar ini, pertanyaannya adalah kenapa kopi Lampung belum menjadi primadona utama di pasar sekelas Amerika?” tanyanya.

    Mahendra menyoroti masalah klasik yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bagi industri kopi Lampung.

    Sebagian besar ekspor masih dalam bentuk biji mentah (green bean), padahal nilai tambah terbesar justru terletak pada proses pascapanen.

    “Nilai jual tertinggi ada pada proses roasting, pengemasan, dan yang terpenting, membangun merek yang kuat agar bisa bersaing di pasar global.

    “Di sinilah letak keuntungan yang sesungguhnya,” jelasnya.

    Baca juga : Tembus Rp266 Miliar, Kualitas Kopi Lampung untuk Pasar Jepang Dikawal Ketat Karantina

    Ia juga menggarisbawahi bahwa meski kondisi petani kopi membaik dalam 10 tahun terakhir, kesejahteraan mereka masih jauh dari kata ideal.

    Rantai distribusi yang terlalu panjang membuat keuntungan lebih banyak dinikmati oleh tengkulak dan pedagang besar, bukan petani sebagai produsen utama.

    “Jika kondisi ini terus dibiarkan, peluang emas yang ada di depan mata hanya akan lewat begitu saja. Petani tetap tidak merasakan dampak maksimalnya,” tegas Mahendra.

    Untuk menangkap peluang ini, Mahendra mendorong adanya gerakan strategis yang melibatkan semua pemangku kepentingan.

    Menurutnya, inilah saat yang tepat bagi kopi Lampung untuk melangkah lebih jauh, terutama ketika pasar Amerika sedang mencari pasokan kopi dengan harga yang lebih kompetitif.

    “Pemerintah daerah harus berperan sebagai fasilitator utama, koperasi petani perlu diperkuat, dan UMKM kopi harus didukung penuh agar bisa naik kelas.

    “Akses pasar internasional wajib dibuka selebar-lebarnya,” paparnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi ini akan memotong rantai pasok yang tidak efisien dan memastikan keuntungan kembali kepada petani.

    Dengan begitu, kopi Lampung tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang menyejahterakan.

    “Jika kita berani mengambil langkah-langkah strategis ini, kopi Lampung bisa menjadi jalan menuju kemakmuran petani, sekaligus primadona baru di pasar dunia.

    “Semoga kopi Lampung benar-benar mampu membawa harum nama Indonesia,” pungkasnya.

    Baca juga : Saatnya Kopi Lampung Naik Kelas: Bukan Cuma Komoditas, Tapi Identitas

    Tags: #EksporKopi#KopiLampung#PeluangAmerika#PetaniSejahteraHilirisasi
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kopi Sangrai Lampung Tembus Hong Kong, Sejarah Baru Ekspor Produk Olahan

    Next Post

    KONI Lampung Meradang, Posko Bhayangkara FC Berdiri Tanpa Permisi

    Related Posts

    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kecubung dan Ganja: Obat Penenang yang Berbeda Nasib Hukum

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dewan Kawasan Industri Nasional: Terobosan Akselerasi Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mudahnya ke Bandung! Penerbangan Langsung Lampung-Bandung Wings Air Kembali Hadir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menatap Masa Depan Lampung Barat: Menggali Potensi Geothermal dan Pariwisata Dunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Memaksimalkan Pelabuhan Panjang Sebagai Hub Ekspor-Impor Global Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengurai Potensi Ekonomi Lampung Barat: Komoditas yang Stagnan dan Terpuruk

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version