Lappung – Kota Baru Lampung butuh sentuhan masyarakat untuk hidup kembali.
Kota Baru di Kabupaten Lampung Selatan kembali menjadi sorotan.
Baca juga : Samsudin Bawa Pemerintahan Provinsi ke Kota Baru, Dishub Jadi Pionir
Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menghidupkan kawasan yang sudah lama terbengkalai ini.
Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membangun kembali daya tarik Kota Baru, agar lokasi tersebut tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga menjadi tempat tinggal yang diminati.
“Untuk menarik minat dan daya tarik masyarakat tinggal di Kota Baru tentu harus dilakukan secara bertahap.
“Sebab ketertarikan tidak serta merta tiba-tiba terjadi,” kata Samsudin, Kamis, 15 Agustus 2024.
Samsudin menjelaskan, salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat masyarakat adalah dengan mengadakan berbagai kegiatan di kawasan tersebut.
Menurutnya, meskipun terkesan sederhana, kegiatan seperti lomba, kegiatan klub, dan sanggar seni dapat menjadi titik awal yang baik untuk menghidupkan kembali Kota Baru.
Baca juga : Lahan Tergusur, Petani Kotabaru Diproses Hukum
“Hal kecil itu seperti kita buat kegiatan seperti lomba, kegiatan klub, sanggar di Kota Baru agar ada aktivitas masyarakat di sana.
“Sebenarnya kawasan tersebut enak untuk bersepeda, jalan santai tinggal ditumbuhkan lagi kepercayaan masyarakat agar mau kesana,” jelas Samsudin.
Selain mengimbau masyarakat, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap segala bentuk kegiatan yang diadakan di Kota Baru.
Samsudin menegaskan bahwa izin penggunaan lokasi akan dipermudah, dan dirinya berjanji akan sering mengunjungi kawasan tersebut untuk memantau perkembangan.
“Kalau tidak ada kegiatan maka di sana akan sepi lagi, jadi perbanyak kegiatan.
“Untuk izin penggunaan segala macam akan kita koordinasikan, nanti saya juga akan sering kesana,” tegasnya.
Baca juga : Kabinet Mahasiswa Itera Dorong Pembangunan Kota Baru
Tak hanya masyarakat, aparatur sipil negara (ASN) pun diharapkan ikut ambil bagian dalam upaya ini.
Kota Baru Lampung Butuh Sentuhan Masyarakat
Sebagai langkah awal, Samsudin menyatakan bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Lampung akan mulai pindah ke Kota Baru secara bertahap setelah upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
Dengan demikian, diharapkan kehadiran ASN di sana dapat membawa aktivitas baru dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.
“Setelah upacara 17 Agustus, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung akan pindah secara bertahap lalu nanti pegawainya akan mulai datang.
“Sehingga ada kegiatan baru di sana. Kalau aparatur sipil negara harus siap ditaruh mana saja termasuk di kawasan Kota Baru,” tambah Samsudin.
Sebagai informasi, Kota Baru di Kabupaten Lampung Selatan sebelumnya direncanakan menjadi pusat pemerintahan baru yang modern dan strategis.
Namun, pembangunan kawasan ini terhenti sejak tahun 2010 dan hingga kini masih terbengkalai.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah pusat saat ini tengah mengkaji ulang rencana pembangunan kembali kawasan tersebut.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, Samsudin berharap Kota Baru dapat kembali bergeliat.
Hingga menjadi salah satu kawasan strategis di Lampung yang layak huni serta memiliki daya tarik tersendiri.
Baca juga : Jokowi di Lampung: Dari RSUD Bob Bazar Hingga Pasar Sentral Kotabumi





Lappung Media Network