Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » KPPU Ungkap Impor Besar-besaran, Singkong Lampung Tak Laku

    KPPU Ungkap Impor Besar-besaran, Singkong Lampung Tak Laku

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    18/01/2025
    in Ekonomi
    KPPU Ungkap Impor Besar-besaran, Singkong Lampung Tak Laku

    Ilustrasi petani singkong. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – KPPU ungkap impor besar-besaran jadi singkong Lampung tak laku.

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah II mengungkap fakta mengejutkan terkait penurunan harga singkong yang dialami petani di Provinsi Lampung.

    Baca juga : Harga Singkong Anjlok, Fauzi Heri: Petani Lampung Dijajah Gaya Baru!

    Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa salah satu penyebab utama dari anjloknya harga singkong adalah dominasi pasar yang dilakukan oleh sejumlah produsen tepung tapioka, yang didorong oleh impor dalam jumlah besar.

    Menurut Kepala Kantor KPPU Wilayah II, Wahyu Bekti Anggoro, meskipun terdapat 45 perusahaan pengolahan tapioka di Lampung, 4 pemain terbesar dalam industri tersebut menguasai lebih dari 75 persen pangsa pasar.

    “Kami menemukan bahwa praktik oligopoli di pasar tepung tapioka ini berpotensi merugikan petani singkong lokal,” kata Wahyu, Jumat, 17 Januari 2025.

    Selain penguasaan pasar yang timpang, KPPU juga mengidentifikasi tingginya volume impor tepung tapioka sebagai faktor utama yang mempengaruhi harga beli singkong di tingkat petani.

    Pada tahun 2024, Indonesia tercatat mengimpor sekitar 267.062 ton tepung tapioka dengan nilai total mencapai 144 juta USD atau sekitar Rp2,2 triliun.

    Di Provinsi Lampung sendiri, 4 perusahaan besar yang bergerak di sektor produksi tepung tapioka melakukan impor dari negara seperti Vietnam dan Thailand.

    Baca juga : Harga Anjlok, Petani Singkong Lampung Utara Desak Stop Impor Aci

    Total impornya mencapai 59.050 ton, setara dengan nilai Rp511,4 miliar.

    Dari jumlah impor tersebut, satu kelompok usaha mendominasi hampir 80 persen dari total impor tepung tapioka di Lampung, dengan volume impor mencapai 47.202 ton dan nilai impor sekitar Rp407,4 miliar.

    Hal ini menimbulkan ketimpangan yang signifikan, di mana para produsen lokal yang tidak mengimpor sulit bersaing dengan harga yang lebih rendah dari produsen yang melakukan impor.

    Tantangan Petani Singkong

    Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi petani singkong di Lampung.

    Para petani mengeluhkan penurunan harga jual singkong yang signifikan, yang terjadi seiring dengan banyaknya tepung tapioka impor yang masuk ke pasar.

    Pasar lokal dipenuhi produk yang harganya lebih murah, sementara biaya produksi para petani dan produsen lokal lebih tinggi.

    KPPU Ungkap Impor Besar-besaran Singkong Lampung Tak Laku

    Baca juga : Harga Singkong Lampung Resmi Rp1400, Pj Gubernur Larang Impor

    Melihat dampak serius yang ditimbulkan, KPPU berjanji akan mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.

    Wahyu Bekti Anggoro menjelaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan analisis lebih mendalam terhadap struktur pasar tepung tapioka di Lampung.

    Serta mempertimbangkan kebijakan-kebijakan yang bisa mendorong persaingan yang sehat.

    “KPPU akan mengkaji lebih lanjut alternatif kebijakan yang bisa diajukan kepada pemerintah, baik dalam bentuk saran maupun pertimbangan kebijakan impor.

    “Kami juga siap melakukan penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran yang merugikan pasar,” kata Wahyu.

    Lebih lanjut, KPPU juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan produsen tepung tapioka dalam memenuhi permintaan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh pihak KPPU.

    Mereka juga mengimbau masyarakat, petani, atau pihak terkait lainnya untuk melaporkan praktik bisnis yang merugikan persaingan usaha.

    Baca juga : Pukul Meja, Anggota DPRD Lampung Picu Amarah Massa Petani Singkong

    Tags: Harga SingkongImpor TapiokaKetela PohonKPPUKPPU LampungLampungPetani SingkongSingkong LampungUbi Kayu
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Banjir di Bandarlampung: Rumah, Jalan, dan Jembatan Terkepung Air

    Next Post

    Stop Impor Tapioka! Samsudin Minta ASDP Kawal Pelabuhan Bakauheni

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi Industri dan Penetrasi Pasar: Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved