Lappung – Lampung Barat genjot kemampuan aparatur pekon lewat bimtek smart village.
Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan program Smart Village yang efektif dan berkelanjutan.
Baca juga : 30 Desa Terpilih Akan Jadi Model Antikorupsi di Jatim
Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pekon/Kelurahan se-Kabupaten Lampung Barat dalam Implementasi Program Smart Village.
Bimtek yang berlangsung selama 4 hari, dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2024 di Hotel Golden Tulip Springhills Teluk Betung ini diikuti oleh 270 operator dan perangkat pekon/kelurahan.
Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para aparatur pekon dalam mengelola desa secara efektif dan efisien, khususnya dalam hal pelayanan publik dan pemerintahan.
“Acara ini bukan hanya pertemuan kelas biasa, tetapi juga diwarnai dengan praktik aplikasi Smart Village.
“Tak lain untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman peserta dalam berbagai aspek pengelolaan desa,” terang Kepala Perwakilan LP3MD Lampung, Nurul Pihri, Kamis, 18 Juli 2024.
Baca juga : Perbedaan Desa dan Kelurahan?
Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru.
Tetapi juga berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dengan sesama aparatur pekon dari berbagai kecamatan.
Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan di desa-desa mereka masing-masing.
Lampung Barat Genjot Kemampuan Aparatur Pekon Lewat Bimtek Smart Village
Sementara, Pj Bupati Lampung Barat, Nukman, dalam sambutannya pada acara penutupan Bimtek, menyampaikan harapannya.
Ia meminta. agar para peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan untuk memajukan pekon/kelurahan masing-masing.
“Bimtek Smart Village ini bukan hanya untuk mendukung program Smart Village.
“Tetapi juga untuk membangun Lampung Barat yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Nukman.
Baca juga : JMSI Lampung Desak Pj Gubernur Pilih Kepala OPD Kompeten
Apresiasi atas penyelenggaraan Bimtek Smart Village juga datang dari Koordinator Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza.
Menurut Apriza, bimtek ini merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik di desa-desa melalui pemanfaatan teknologi.
“Salah satu cara meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan adalah dengan teknologi.
“Dan bimtek Smart Village ini patut diapresiasi karena berjalan baik dan berkualitas,” pungkas Apriza.
Sekadar informasi, Bimtek Smart Village ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu juga untuk mewujudkan desa yang cerdas dan mandiri melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
Dengan aparatur pekon yang cakap dan mumpuni, diharapkan program Smart Village dapat berjalan dengan sukses.
Hingga pada akhirnya membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Lampung Barat.
Baca juga : 9 Desa di Mesuji Nunggak Pajak
