Lappung – Penunjukan Arief Poyuono sebagai Komisaris Independen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendapat sambutan positif.
Salah satunya datang dari Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, Mahendra Utama, yang menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas Arief dalam mengemban amanah baru tersebut.
Baca juga : Dony Oskaria Jadi Plt Menteri BUMN, Mahendra Utama: Sinergi Ini Bawa Manfaat Besar
Mahendra mengucapkan selamat secara pribadi dan atas nama perusahaan.
Ia menilai kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Arief Poyuono merupakan langkah strategis yang sangat menggembirakan.
“Saya turut bersukacita dan bangga. Tidak ada yang meragukan kapasitas Bapak (Arief Poyuono) untuk memikul tanggung jawab sebesar ini,” ujar Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Senin, 22 September 2025.
Lebih lanjut, Mahendra berharap kehadiran Arief Poyuono di jajaran dewan komisaris dapat memberikan dampak transformatif bagi BUMN kepelabuhanan tersebut.
“Semoga langkah strategis Bapak di Pelindo membawa dampak positif yang masif bagi bangsa.
“Saya yakin kinerja Bapak akan menginspirasi banyak pihak,” tambahnya.
Perombakan Besar
Sekadar informasi, penunjukan Arief Poyuono merupakan bagian dari perombakan jajaran direksi dan komisaris yang diumumkan PT Pelindo.
Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN, restrukturisasi ini mencakup pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, hingga pengangkatan anggota baru.
Baca juga : Selat Sunda: Perahu Kertas Negeri, Karya: Mahendra Utama
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Pelindo memberhentikan dengan hormat Hambra sebagai Wakil Direktur Utama dan Mega Satria dari posisi Direktur Keuangan.
Selain itu, Pelindo juga melakukan perubahan nomenklatur jabatan dengan meniadakan posisi Wakil Direktur Utama.
Beberapa jabatan lain yang diubah antara lain Direktur Strategi menjadi Direktur Komersial, Direktur Pengelola menjadi Direktur Operasi, dan Direktur Investasi menjadi Direktur Pengembangan Usaha.
Struktur dewan direksi juga diperkuat dengan penambahan kursi untuk Direktur Manajemen Risiko dan Direktur Teknik.
Sejumlah nama baru yang mengisi jajaran direksi di antaranya adalah Bachtiar Soeria Atmadja sebagai Direktur Keuangan, Hosadi Apriza Putra sebagai Direktur Pengembangan Usaha, dan Muhammad Suriawan Wakan sebagai Direktur Teknik.
Selain Arief Poyuono, perseroan juga mengangkat Ilhamsyah sebagai Komisaris baru.
Keputusan ini efektif mengakhiri masa jabatan Hambra sebagai Wakil Direktur Utama dan Andus Winarno sebagai Komisaris per tanggal 19 September 2025.
Baca juga : Haji Ahmad Moetaba Ultah, Mahendra Utama: Sosok Kiai Politik Teladan di DPRD DKI Jakarta
