Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya

    Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya

    by Editor
    03/06/2022
    in Gaya Hidup
    Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya dan Mbak Malik. Foto Istimewa

    Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya dan Mbak Malik. Foto Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Mendengar nama Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita.

    Beliau merupakan salah satu ulama besar di Indonesia dan keturunan Nabi Muhammad SAW.

    Baca Juga : Syekh Yusri Hafidzahullah Ta’ala Wa ra’ah Menjelaskan Soal Rezeki

    Namun, tahukah kalian jika Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya pernah berjumpa dengan maha guru mbah Malik Purwokerto.

    Bahkan, dikutip dari (Sumber cerita: Ust. Syahudi/ نقشبندي ناظمي) ketika Mbah Malik menjelang wafat, Habib Luthfi-lah yang diamanati oleh untuk meneruskan kemursyidannya.

    Berikut cerita singkat perjalanan Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya atau biasa disapa Habib Luthfi berjumpa dengan Mbah Malik.

    Habib Luthfi pertamakali berjumpa dengan Mbah Malik saat masih mondok di Kiai Bajuri Indramayu.

    Kiai Bajuri adalah sosok yang sangat luas ilmunya, khususnya dalam bidang fiqih.

    Setiap kali Kiai Bajuri menjawab permasalahan dalam ilmu fiqih, beliau menjelaskannya dengan empat madzhab sekaligus.

    Dan hampir tidak terlihat perbedaan antar empat madzhab setiap kali beliau menjelaskan permasalahan.

    Karena saking luasnya ilmu dan kepandaian beliau dalam menempatkan persoalan fiqih. Begitu juga maqam (derajat) kewaliian Kiai Bajuri sangat tinggi.

    Beliau, Kiai Bajuri termasuk wali autad, dalam dunia tasawuf wali autad hanya ada 4 dalam 1 abad.

    Seminggu sebelum Kiai Bajuri wafat, kaki beliau tertusuk oleh paku hingga tembus ke atas.

    Kemudian, beliau dawuh kepada Habib Luthfi: “Anu Yik (Habib), setiap orang dapat rizkinya berbeda-beda.”

    Sontak perkataan Kiai Bajuri itu membuat Habib Luthfi kaget. Dalam hati Habib Luthfi bergumam “Orang tertusuk paku kok dibilang rizki?”

    “Tapi tidak usah khawatir Yik, nanti ada guru yang lebih hebat dari saya. Beliau adalah guru saya, namanya Mbah Malik,” jelas Kiai Bajuri.

    “Tapi jangan kaget ya Yik, beliau orangnya berambut gondrong,” kata Kiai Bajuri.

    Setelah wafatnya Kiai Bajuri, Habib Luthfi langsung menuju ke tempat Mbah Malik di Kedung Paruk, Purwokerto.

    Sesampainya di sana Habib Luthfi disambut oleh Mbah Malik.

    Dengan tersenyum Mbah Malik bertanya kepada Habib Luthfi, “Bagaimana Yik dengan Kiai Bajuri?

    “Lagi-lagi Habib Luthfi dibuat kaget, dalam hati berkata, “Kedua orang ini kapan ketemunya, dan kapan ngobrolnya?” tanya habib Luthfi dalam hati.

    Selama Habib Luthfi bin Yahya mondok di Kedung Paruk beliau lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berkhidmah kepada gurunya, Mbah Malik.

    Baca Juga : Lafadz Niat Puasa Sunnah Senin Kamis

    Bahkan habib Lutfhi bercerita sewaktu mondok di Kedung Paruk. Ia menceritakan bahwa dirinya tidak sempat mengkhatamkan kitab al-Ajurumiyah dan Safinah.

    Itulah sepenggal cerita perjumpaan Habib Lutfhi dengan Mbah Malik. Jika bukan kita yang mengabadikan kisah dan sejarah ulama Indonesia, siapa lagi?

    Via: Arif Wiryatama
    Tags: Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Guru PPPK Bandar Lampung Terima SK pada November 2022

    Next Post

    Granat Lampung Mendukung Sepenuhnya Program BNN

    Related Posts

    Gaya Hidup

    5 Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Hipertensi yang Wajib Dihindari

    03/05/2026
    Gaya Hidup

    7 Cara Memulai Gaya Hidup Sehat untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Praktis

    02/05/2026
    Gaya Hidup

    Deteksi Dini Kesehatan Gigi Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua

    01/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengenal PT Lampung Energi Berjaya: Profil, Misi, dan Pemimpin Visioner

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Cara Memulai Gaya Hidup Sehat untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Praktis

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Deteksi Dini Kesehatan Gigi Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Rekomendasi Destinasi Agrowisata Lampung Barat: Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Hipertensi yang Wajib Dihindari

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version