Sugeng menjelaskan bahwa pemadaman listrik disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan di Sumbagsel.
Baca juga : Pematank Desak KPK Usut DPRD Tanggamus
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik ini.
“Kami sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti gangguan tersebut,” kata Sugeng Widodo.
Sugeng juga menyampaikan bahwa PLN telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi gangguan tersebut dan memulihkan pasokan listrik di Sumbagsel.
“Kami telah mengerahkan seluruh tim untuk mengatasi gangguan tersebut dan memulihkan pasokan listrik.
“Saat ini, pasokan listrik di sebagian besar wilayah Sumbagsel telah kembali normal,” ujarnya.
Pemadaman 24 Jam DPRD Lampung Minta PLN Transparan
Meskipun demikian, Ismet Roni tetap meminta PLN untuk melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Sumbagsel guna mencegah kejadian serupa di masa depan.
“Kami minta PLN untuk melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Sumbagsel.
“Jangan sampai kejadian ini terulang kembali dan mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkas Ismet Roni.
Pemadaman listrik selama 24 jam lebih ini telah menimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat.
Banyak yang mengeluhkan terganggunya aktivitas sehari-hari serta kerugian ekonomi yang mereka alami.
Melalui pertemuan ini, DPRD Lampung berharap agar PLN dapat lebih sigap dalam menangani masalah kelistrikan dan meningkatkan pelayanan demi kepentingan publik.
Baca juga : Dugaan Korupsi Setwan DPRD Lampung Utara Disoal Massa Aksi





Lappung Media Network