KPU Lampung menggandeng organisasi kepemudaan dan mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula.
“Sosialisasi, kita tentunya akan bergandengan dengan beberapa organisasi kemasyarakatan termasuk aliansi muda,” ujar dia.
Selain itu, tambah Erwan, KPU juga menggunakan beberapa platform digital yang banyak digunakan oleh generasi milenial saat ini.
“Jadi, salah satu strategi kita untuk mendekati generasi muda itu, melalui teknologi informasi,” ujar Erwan Bustami.
KPU Lampung, kata dia, tidak membuka komunikasi dengan partai politik terkait peluang generasi muda bergabung dalam partai.
“Tapi saya rasa partai politik pasti memerhatikan generasi muda yang memiliki potensial. Saya rasa seperti itu,” kata dia.
Dalam upaya mencapai target partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 pemilih pemula di Lampung diharapkan melek politik.
Erwan Bustami mengatakan dalam Rencana Strategis Komisi Pemilihan Umum (Renstra KPU) Tahun 2020-2024 partisipasi pemilih ditargetkan 77,50 persen.
Target partisipasi pemilih ini masih sama dengan Pemilu 2019 lalu.
Baca Juga : AJI-Forum Asia Kampanye Revisi UU ITE dan RUU KUHP
Namun, pada Pemilu 17 April 2019 lalu, KPU RI berhasil meningkatkan partisipasi pemilih yang semula ditargetkan 77, 50 persen, tercapai 81,93 persen.
“Kita berharap bahwa ini bisa menjadi capaian kembali,” pungkas Erwan Bustami.





Lappung Media Network