Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Pencapaian Prevalensi Stunting pada Balita di Provinsi Lampung

    Pencapaian Prevalensi Stunting pada Balita di Provinsi Lampung

    by Editor
    24/05/2022
    in Pemerintahan
    Pencapaian Prevalensi Stunting pada Balita di Provinsi Lampung

    Pencapaian Prevalensi Stunting pada Balita di Provinsi Lampung. Foto Kominfo Lampung

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 menunjukkan tren yang positif.

    Jika di tahun 2016 mencapai 27,28 persen, di tahun 2021 menjadi 18,5 persen.

    Baca Juga : PKK Pringsewu Sosialisasi Pencegahan Stunting

    Pencapaian ini membuat Lampung menempati peringkat ke-5 dengan stunting terendah se-Indonesia.

    Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim saat membuka acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2022, di Swissbel Hotel, Selasa (24/5).

    Nunik yang merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Lampung ini mengatakan bahwa masalah stunting telah menjadi perhatian Pemerintah.

    Karena itu pemerintah akan fokus untuk menurunkan jumlah kasus tersebut. Sebab, masalah stunting harus diselesaikan secara terintegrasi dengan lintas sektor dan multi stakeholder.

    “Angka Stunting di Provinsi Lampung semakin turun dan itu berkat kerja keras dan komitmen Kepala Daerah, Pimpinan Lembaga serta seluruh Dinas dan Stakeholder terkait,” kata dia.

    Permasalahan stunting tidak bisa hanya diselesaikan melalui program gizi saja, tapi harus terintegrasi dengan program lainnya.

    “Kompleksnya masalah stunting dan banyaknya stakeholder terkait dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif memerlukan pelaksanaan secara terkoordinir serta terpadu kepada sasaran prioritas,” kata dia.

    “Penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting,” ucap dia.

    Baca Juga : Qomaru Zaman Ikuti Apel Siaga Tim Pendamping Kelurahan Bergerak

    “Dalam pelaksanaannya, upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi,” jelas dia.

    Via: Arif Wiryatama
    Tags: Chusnunia Chalim
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Disnaker Lampung Raih Penghargaan sebagai Satker Terbaik 1

    Next Post

    Polisi Tangkap Warga Asal Kecamatan Merbau Mataram Lampung Selatan

    Related Posts

    Pemerintahan

    Ombudsman Uji Layanan BPN Palangka Raya

    06/08/2026
    Pemerintahan

    Fahri Hamzah: Presiden Prabowo Siapkan Revolusi Kota

    16/07/2026
    Pemerintahan

    Matangkan Predikat WBK Pembangunan Zona Integritas

    16/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa yang Terabaikan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Sawah Tadah Hujan ke Swasembada, Bupati Ela Sulap Lahan Kering Jadi Lumbung Pangan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Pramuka hingga Pengacara Rakyat, Gemblengan Organisasi yang Membentuk WFS

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menanti Aksi Trans Nusa dan Wings Air di Bandara Radin Inten II Medio Agustus 2026

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Memahami Arti Jumlah Luk pada Keris: Makna Filosofis di Balik Lekukan Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version