Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » Perkawinan Anak: Bom Waktu bagi Kesehatan dan Masa Depan

    Perkawinan Anak: Bom Waktu bagi Kesehatan dan Masa Depan

    by Irjen
    26/07/2024
    in Pemerintahan
    Perkawinan Anak: Bom Waktu bagi Kesehatan dan Masa Depan

    Eny Retno Yaqut, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI. Foto : Dokumentasi Kemenag Lampung

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Perkawinan anak jadi bom waktu bagi kesehatan dan masa depan.

    Perkawinan anak menjadi topik hangat yang disorot oleh Eny Retno Yaqut, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI. 

    Baca juga : 1 Juta Anak Lampung Ditargetkan Imunisasi Polio, Sasar Usia 0-7 Tahun

    Hal itu terungkap dalam seminar bertema “Cegah Kawin Anak untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.

    Eny Retno Yaqut menyampaikan pesan yang kuat mengenai bahaya perkawinan anak terhadap hak dan kesehatan anak-anak.

    “Perkawinan anak, meskipun mengalami penurunan signifikan, angkanya masih cukup tinggi. Jika tidak ditangani dengan serius, akan menimbulkan permasalahan baru.

    “Bukan hanya dalam aspek kesehatan dan ekonomi, tetapi juga mental dan psikologi,” ungkap Eny Retno Yaqut secara daring pada Jumat, 26 Juli 2024, di SHL Hotel and Resort, Bandarlampung.

    Baca juga : Pentingnya Lahirkan 1 Anak Perempuan: Mitos atau Fakta?

    Dalam sambutannya, Eny Retno Yaqut menekankan bahwa perkawinan anak merupakan pelanggaran terhadap hak anak.

    Di mana mereka rentan kehilangan hak kesehatan, pendidikan, serta perlindungan dari eksploitasi. 

    “Pernikahan di usia dini dapat berdampak buruk pada kesehatan anak.

    “Di mana organ reproduksi belum berkembang sempurna dan secara mental serta fisik belum siap,” jelasnya.

    Ketidaksiapan menjadi seorang ibu pada usia muda dapat meningkatkan risiko kesehatan ibu, bahkan kematian.

    Serta meningkatkan risiko anak mengalami keterbelakangan mental, gizi buruk, dan stunting. 

    Di daerah dengan tingkat pernikahan anak yang tinggi, seringkali terkait dengan isu-isu sosial lain seperti angka kelahiran dan kematian yang tinggi, serta tingginya angka perceraian.

    “Jika belum siap berumah tangga, keluarga mudah mengalami broken home, dan anak-anak yang dilahirkan cenderung memiliki kesehatan yang buruk dan pertumbuhan stunting,” lanjut Eny Retno Yaqut. 

    Baca juga : Rektor UTI: Pengangguran Anak Muda Jadi Ancaman Nyata

    Ia juga menyoroti bahwa pasangan muda sering kali mengalami kesulitan beradaptasi dalam kehidupan rumah tangga dan memberikan pengasuhan optimal kepada anak-anak mereka.

    Perkawinan Anak: Bom Waktu bagi Kesehatan dan Masa Depan

    Dalam penutupannya, Eny Retno Yaqut mengingatkan, menjadi orang tua tidak ada sekolah khususnya, perlu persiapan matang. 

    “Jika tidak, akan muncul fenomena anak gendong anak karena peran sebagai ibu belum optimal,” ujarnya.

    Karenanya, perkawinan anak adalah bom waktu yang mengancam masa depan kesehatan dan kesejahteraan generasi mendatang. 

    Dengan seminar ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perkawinan anak di Indonesia. 

    Baca juga : BPS: Anak Lampung Cuma Lulus SMA

    Tags: Eny Retno YaqutKemenag LampungPenasehat DWP Kementerian AgamaPerkawinan Anak
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lampung Selatan Siap Fasilitasi DOB Kabupaten Bandarlampung

    Next Post

    Sepeda Listrik di Bandarlampung: Praktis, Tapi Ada Batasannya

    Related Posts

    Pemerintahan

    Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045

    22/05/2026
    Pemerintahan

    BPN Kota Palangka Raya Luncurkan Inovasi LASUT HUMA

    09/05/2026
    Pemerintahan

    LAKUWAL Inovasi Cerdas BPN Kota Palangka Raya

    08/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version