Lappung – Salah satu peserta UTBK Unila dirampok oknum driver Maxim pada Kamis, 19 Mei 2022, subuh.
Korban Eska Setia Lestari (22), gadis tunanetra asal Way Kanan, lulusan SLB A Bina Insani Bandar Lampung.
Baca Juga : Rampok Asal Srikaton Diringkus Polisi
Dia memesan sepeda motor lewat aplikasi Maxim dari daerah sekitar Jalan Purnawirawan, Langkapura, untuk mengantarkannya ke Universitas Lampung (Unila) sebelum pukul 06.45 Wib.
Pagi itu, Eska Setia Lestari mengikuti sesi pertama UTBK SBMPTN untuk jurusan Ilmu Komunikasi di Unila dan Universitas Negeri Jakarta.
Peserta UTBK Unila tersebut menuturkan drivernya menghentikan laju kendaraan saat melintas di Jalan Cengkeh.
“Saya diberhentiin di situ. Dia bilangnya ’Tunggu sebentar. Di sini saya mau jemput yang lain.’ Enggak tahu ngomong apa enggak jelas. Terus handphone saya diambil paksa,” kata Lestari sapaan akrab korban, usai mengikuti UTBK Unila.
Lestari kaget dan panik dengan tindakan oknum driver Maxim yang kabur dengan membawa gawainya.
Dia sempat terdiam beberapa saat sebelum akhirnya meminta tolong pada salah seorang wanita warga setempat.
“Saya bilang saya boleh minta tolong cariin ojek enggak, soalnya saya mau ke Unila. Terus dicariin sama ibu dan tetangganya,” ujar Lestari.
Akhirnya, satu dari empat peserta difabel UTBK SBMPTN ini telat tiba di Unila.
Meski demikian berdasarkan penuturan Pendamping Peserta Disabilitas UTBK Unila, Eko, korban perampokan oknum driver Maxim tersebut tetap dapat mengikuti ujian.
“Tapi kita kurang tahu, itu ojek online benaran atau orang iseng bawa dia. Maaf, dia kan tunanetra, jadi bingung juga kita,” kata Eko.
Maxim Blokir Akun Oknum Driver
Customer Service Maxim Bandar Lampung, Desty, mengaku sudah memblokir akun oknum driver tersebut berdasarkan laporan korban.
“Driver enggak bisa ambil order lagi, dan kita masih cari drivernya,” ujar dia.
Desty membocorkan identitas pelaku perampokan peserta UTBK Unila tersebut.
Driver pria berusia 19 tahun, kelahiran tahun 2003 berinisial MK.
“Cuma Mbak Lestari bilang suaranya sudah dewasa dan ini saya belum bisa pastikan gitu,” kata dia.
Selebihnya identitas oknum driver Maxim tersebut telah diserahkan kepada korban Lestari untuk ditindaklanjuti ke kepolisian.
Baca Juga : Polres Pesawaran Beberkan Progres Kasus Perampokan Rp250 Juta
Pihak Maxim, ujar Desty, tidak dapat memberikan kompensasi terhadap korban perampokan.
Namun pihaknya berkomitmen mendorong aparat penegak hukum mencari pelaku perampokan peserta UTBK Unila tersebut.





Lappung Media Network