Lappung – Polres Pesisir Barat temukan 3 titik lokasi rawan karhutla di wilayahnya, pada Rabu, 2 Agustus 2023.
Polres Pesisir Barat secara aktif memantau perkembangan 3 titik hotspot karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di wilayah ini.
Baca juga : 3 Ruko di Pasar Trimodadi Lampung Utara Terbakar
Langkah tersebut diambil guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar
Kabag Ops Polres Pesisir Barat AKP Abdul Rasyid, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi bahaya karhutla.
Terutama dengan munculnya 3 titik hotspot yang dapat menjadi sumber kebakaran yang merugikan.
“Telah terpantau ada 3 titik hotspot rawan karhutla yang berada di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar Abdul, Kamis, 3 Agustus 2023.
Dia menjelaskan, ketiga lokasi tersebut berada di Pekon Lintik, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Lalu, Desa Lemong, Kecamatan Lemong dan Desa Kotabatu, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat.
“Untuk saat ini 3 titik hotspot tersebut sudah padam,” ungkap Abdul.
Baca juga : Damkarmat Lampung Selatan Selamatkan Jari Bocah
Ia mengimbau agar seluruh elemen masyarakat dapat bergandengan tangan dengan pemerintah bersama mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla.
“Kami mengajak semua, mulai dari masyarakat, organisasi, hingga perusahaan, untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya pencegahan karhutla.
“Kita harus saling mendukung dan berkontribusi untuk menjaga lingkungan kita dari bahaya kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan agar seluruh warga masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap munculnya titik api.
Terutama di daerah-daerah yang rawan terjadinya kebakaran.
Ia menekankan pentingnya melaporkan segera kepada pihak berwenang apabila ada indikasi adanya kebakaran yang dapat membahayakan.
Polres Pesisir Barat temukan 3 lokasi rawan karhutla
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, diharapkan juga turut berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla.
Baca juga : 18 Ribu Ekor Ayam di Pringsewu Mati Terbakar
Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah-langkah penanggulangan karhutla yang dilakukan oleh kepolisian.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama dengan Polres Pesisir Barat dan instansi terkait lainnya dalam mengatasi ancaman karhutla.
“Juga melakukan langkah-langkah preventif dan koordinasi yang intensif guna menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.
Diharapkan dengan adanya kerjasama yang erat antara Polres Pesisir Barat, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, bahaya karhutla dapat dicegah dan diminimalisir.
Langkah preventif seperti penyuluhan tentang bahaya karhutla, patroli rutin, serta kewaspadaan bersama diharapkan dapat mencegah terjadinya bencana kebakaran.
Agus juga berharap, masyarakat diminta untuk tetap waspada.
Melapor jika melihat indikasi kebakaran, dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.
“Dengan kerjasama yang solid, diharapkan karhutla dapat dicegah sehingga dampak buruknya dapat diminimalisir atau bahkan dihindari sama sekali,” tandasnya.
Baca juga : Gegara Bocah Main Korek Rumah di Kelapa Tiga Bubar
