Lappung.COM – Inilah salah satu rekomendasi destinasi agrowisata di Kabupaten Lampung Barat: Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi.
Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi lokasinya berada di Jalan Soekarno Hatta, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.
Tempat wisata hamparan kebun jeruk seluas kurang lebih 1 Hektar ini, semakin diminati masyarakat. Terbukti semakin tingginya para pelancong yang menyambanginya.
Mengusung konsep Agrowisata Hortikultura, destinasi wisata Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi ini, sangat recommend di jelajahi. Sebab selain menikmati sisi wisata (Keindahan Kebun Jeruk), pengunjung juga akan mendapatkan sisi edukasi.
Sebuah destinasi agrowisata kebun jeruk memang sangat cocok sebagai pilihan piknik bersama keluarga. Keindahan alam sekitarnya yang asri, rimbun, dan ranumnya buah jeruk yang siap petik, tentunya sangat menarik untuk ajang selfie (swafoto).
Menikmati manisnya jeruk langsung dari pohon adalah keseruan dan berkah tersendiri bagi para pengunjung. Selain itu, kita akan mendapatkan edukasi tentang ciri-ciri jeruk yang sudah siap petik dan teknik budidaya jeruk yang baik.
Jika berkunjung ke Lampung Barat, jangan lewatkan kesempatan Anda untuk mengunjungi Kebun Jeruk Sunkist Gold Pesagi.
Rasa manis jeruk dan keindahan deretan pohon jeruk yang sedang berbuah lebat di depan mata, akan membuat rekreasi yang menyenangkan. Suasana hati yang happy akan bikin Anda betah dan tak ingin cepat beranjak pulang ke rumah.
Definisi Agrowisata
Agrowisata adalah salah satu jenis wisata yang menggabungkan unsur pertanian, perkebunan, peternakan, atau perikanan dengan kegiatan pariwisata.
Manfaat dan Tujuan Agrowisata:
1. Edukasi tentang Pertanian dan Lingkungan.
Agrowisata memberikan kesempatan bagi pengunjung, untuk belajar tentang pertanian, perkebunan, atau peternakan secara langsung.
Misalnya, bagaimana praktek langsung cara menanam tanaman dan merawatnya, atau memerah susu sapi. Hal ini merupakan unsur edukasi yang menarik bagi pengunjung.
2. Meningkatkan Perekonomian Lokal.
Dengan adanya agrowisata, masyarakat sekitar bisa mendapatkan penghasilan tambahan: penjualan hasil pertanian, sewa homestay (penginapan), hingga menjadi pemandu wisata.
Ini akan menciptakan sumber penghasilan bagi warga lokal sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
3. Melestarikan Alam dan Budaya.
Agrowisata biasanya mengedepankan konsep ramah lingkungan dan pelestarian budaya lokal atau kearifan lokal.
Seperti menggunakan metode pertanian organik atau mempertahankan tradisi pertanian yang unik. Hal ini akan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya lokal agar tidak punah.
4. Rekreasi yang Menenangkan.
Berbeda dengan wisata kota yang penuh keramaian, agrowisata menawarkan suasana tenang dan alami.
Udara segar, pemandangan hijau, dan aktivitas santai seperti memetik buah atau berjalan-jalan di kebun yang bisa membuat pikiran lebih rileks.
5. Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Pertanian.
Saat ini banyak orang, terutama generasi muda, yang mulai jarang tertarik dengan dunia pertanian. Melalui agrowisata, mereka bisa melihat betapa menarik dan pentingnya pertanian bagi kehidupan sehari-hari.
Hal ini bisa membantu meningkatkan kesadaran mereka untuk mulai lebih peduli terhadap isu lingkungan dan pertanian. (*)
————————————————————–
* Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber, hasil penelusuran terbuka tim redaksi.
