Lappung – Rp4,4 triliun untuk Lampung Tol Panjang-Lematang masuk tahap perencanaan.
Kabar gembira menghampiri masyarakat Provinsi Lampung dengan dimulainya tahap perencanaan pembangunan jalan tol baru, Tol Pelabuhan Panjang-Lematang.
Baca juga : Jalan Tajab-Adi Jaya Waykanan Diperbaiki, Gubernur Mirza Ajak Pengusaha Peduli Infrastruktur
Proyek strategis dengan nilai investasi mencapai Rp4,4 triliun ini disambut antusias dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Lampung.
Kepastian mengenai proyek ini semakin menguat setelah Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M Taufiqullah, menyampaikan bahwa Tol Pelabuhan Panjang-Lematang saat ini telah memasuki tahap perencanaan basic design.
“Saat ini prosesnya baru sampai di tahap pengkajian basic design.
“Namun, kami pastikan proyek Tol Pelabuhan Panjang-Lematang ini bisa segera direalisasikan,” ujar Taufiqullah, dikutip pada Rabu, 9 April 2025.
Lebih lanjut, Taufiqullah menjelaskan bahwa jika tidak ada kendala berarti, seperti pandemi yang sempat menunda berbagai proyek infrastruktur beberapa waktu lalu, maka pembayaran infrastruktur akan berjalan sesuai rencana.
Rp4,4 Triliun untuk Lampung Tol Panjang-Lematang Masuk Tahap Perencanaan
Diketahui, proyek Tol Pelabuhan Panjang-Lematang ini direncanakan memiliki panjang antara 11,74 hingga 12 kilometer, dengan alokasi dana konstruksi sebesar Rp3,36 triliun.
Baca juga : 52 Ruas Jalan Lampung Diperbaiki 2025, 6 Prioritas Rampung dalam 100 Hari
Pembangunan jalan tol ini juga termasuk dalam agenda besar pemerintah pusat melalui program Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Batch II.
Rencana pembangunan infrastruktur masif ini sontak disambut gembira oleh masyarakat Lampung, khususnya yang berada di wilayah Lampung bagian barat.
Kehadiran Tol Pelabuhan Panjang-Lematang diharapkan dapat memicu kemajuan ekonomi di sejumlah kabupaten seperti Lampung Barat, Pringsewu, Tanggamus, dan Pesisir Barat.
Selain itu, keberadaan jalan tol ini juga akan meningkatkan konektivitas yang signifikan antara jalur utama Tol Trans Sumatera dengan Pelabuhan Panjang, salah satu pelabuhan penting di Provinsi Lampung.
Kabar baik ini hadir di tengah kepemimpinan Gubernur Lampung yang baru, Rahmat Mirzani Djausal.
Rahmat Mirzani Djausal resmi menjabat sebagai Gubernur Lampung periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.
Di era kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama untuk memajukan Provinsi Lampung.
Baca juga : 2 Tahun Lagi, Gubernur Mirza Janji Jalan Mulus di Seluruh Lampung
Antusiasme masyarakat terhadap proyek ini sangat tinggi, mengingat potensi peningkatan aksesibilitas dan efisiensi transportasi yang akan dihasilkan.
Dengan terhubungnya wilayah barat Lampung secara lebih baik, diharapkan sektor pariwisata, pertanian, dan perdagangan di daerah tersebut dapat berkembang pesat.
Meskipun masih dalam tahap perencanaan, optimisme akan terealisasinya Tol Pelabuhan Panjang-Lematang sangat kuat.
Dengan harapan proyek ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan Provinsi Lampung.
Baca juga : Banjir dan Jalan Hancur: Pelajar Lampung Berjuang di Tengah Ketidakpedulian
