Lappung – Gubernur Lampung sebut sudah saatnya Batik Lampung Berjaya.
Batik Lampung, salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya akan sejarah dan keindahan motifnya, kini tengah memasuki babak baru dalam dunia perdagangan internasional.
Baca juga : Riana Arinal Bantu Warga Difabel Lampung Utara. Kursi Roda Hingga Paket Sembako
Arinal Djunaidi menyebut, ada potensi ekspor senilai $100 juta untuk industri Batik Lampung.
Hal ini, kata Arinal, karena Batik Lampung, memiliki ciri khas motif dan warna yang unik, dan telah menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat Lampung selama berabad-abad.
Motif-motif yang menggambarkan flora, fauna dan ornamen khas budaya Lampung ikut memberikan simbol-simbol yang mendalam.
Batik juga telah menjadi trend fashion serta menjadi motor penggerak utama dalam ekonomi lokal yang ada dalam budaya Lampung.
“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami, merencanakan dan beradaptasi dengan mengembangkan batik Lampung ini.
“Karena akan ada perubahan yang terus terjadi dalam perekonomian saat ini,” jelas Arinal, di acara peringatan puncak Hari Batik tingkat Provinsi Lampung, Selasa, 10 Oktober 2023.
Arinal menjelaskan, industri batik memiliki peranan yang amat penting bagi perekonomian nasional.
Sepanjang tahun 2022, nilai ekspor batik dan produk batik menembus angka $64,56 juta atau meningkat 30,1 persen dibanding capaian tahun 2021.
“Sementara itu, pada periode Januari-April 2023, nilai ekspor batik dan produk batik sebesar $26,7 juta dan ditargetkan dapat menyentuh hingga $100 juta selama tahun 2023,” ungkapnya.
Baca juga : Dharma Wanita Kemen PUPR Sambangi Gerai Dekranasda Lampung
Berdasarkan data Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian tahun 2021, terdapat 3.159 unit usaha batik yang terdaftar di seluruh Indonesia.
Diantaranya, jumlah perusahaan batik besar dan menengah sebanyak 208, dan jumlah perusahaan batik kecil dan menengah sebanyak 2.951.
Dengan total tenaga kerja sebanyak 200 ribu orang dari 47 ribu unit usaha yang tersebar di 101 sentra wilayah Indonesia.
