Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Siapkan Pena! Pelajar Lampung Tak Bisa Masuk Kelas Sebelum Menulis 1 Halaman

    Siapkan Pena! Pelajar Lampung Tak Bisa Masuk Kelas Sebelum Menulis 1 Halaman

    by Irzon Dwi Darma
    10/08/2025
    in Gaya Hidup
    Siapkan Pena! Pelajar Lampung Tak Bisa Masuk Kelas Sebelum Menulis 1 Halaman

    Seluruh pelajar, dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, untuk menulis minimal 1 halaman setiap hari. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Sebuah gebrakan baru dalam dunia pendidikan Lampung diluncurkan.

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menerapkan kebijakan yang mewajibkan seluruh pelajar, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), untuk menulis minimal 1 halaman setiap hari sebelum jam pelajaran dimulai.

    Baca juga : Satu-satunya dari Lampung, SMAS Al Kautsar Masuk Jajaran Elite Pendidikan Indonesia

    Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 144 Tahun 2025 dan menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjawab keresahan atas hasil riset yang menunjukkan lemahnya tingkat literasi di kalangan pelajar.

    Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amrico, menegaskan bahwa aturan ini bersifat wajib dan bertujuan untuk membangun kebiasaan literasi yang kuat sejak dini.

    “Ya, wajib setiap hari menulis minimal 1 halaman dan akan diperiksa oleh guru pertama yang mengajar di kelas,” kata Thomas, dilansir pada Minggu, 10 Agustus 2025.

    “Langkah ini diambil berdasarkan hasil riset yang menunjukkan lemahnya literasi pelajar. Dan semoga dengan adanya hal ini, bisa menjadi lebih baik ke depannya,” tambahnya.

    Aturan wajib menulis ini bukan menjadi tugas tambahan di rumah, melainkan telah diintegrasikan ke dalam rutinitas pagi di sekolah melalui program “Pagi Ceria”.

    Baca juga : 75 Siswa Kurang Mampu Siap Masuk SRMA Lampung, Dapat Fasilitas Asrama dan Pendidikan Gratis

    Program ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan bermakna sebelum bel masuk berbunyi.

    Berikut adalah jadwal yang dianjurkan dalam surat edaran tersebut:

    • Pukul 06.30-07.00 WIB: Guru menyambut siswa di gerbang untuk memberikan perhatian dan memantau kesiapan belajar.
    • Pukul 07.00-07.15 WIB: Senam pagi minimal dua kali seminggu untuk membangkitkan kebugaran dan semangat.
    • Pukul 07.15-07.30 WIB: Sesi pembiasaan literasi, di mana siswa wajib menyimak, membaca, dan menulis minimal 1 halaman.
    • Pukul 07.30-07.45 WIB: Kegiatan keagamaan seperti salat dhuha bagi yang muslim atau membaca kitab suci sesuai agama masing-masing.

    “Pendidik akan melaksanakan penilaian peningkatan literasi ini melalui penilaian formatif dan sumatif, baik melalui tes maupun non-tes,” tutur Thomas.

    Disdikbud Lampung juga menyadari bahwa peningkatan literasi tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah.

    Oleh karena itu, gerakan ini dirancang untuk melibatkan “catur pusat pendidikan”, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

    Baca juga : Darurat Pendidikan, 34 Persen Warga Lampung Barat Tak Tuntas Pendidikan Dasar

    “Orang tua atau wali juga diwajibkan ikut mendorong pembiasaan ini di rumah.

    “Peningkatan gerakan literasi sekolah harus dilakukan dengan pendekatan yang penuh kesadaran, bermakna, dan menggembirakan,” ujar Thomas.

    Untuk mendukung program utama, kegiatan literasi juga akan diperkuat melalui berbagai jenis ekstrakurikuler, antara lain:

    • Krida: Seperti Pramuka, PMR, dan Paskibra.
    • Karya Ilmiah: Melalui Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), klub jurnalistik, fotografi, dan penelitian.
    • Olah Bakat: Pengembangan bakat di bidang olahraga, seni, budaya, dan teknologi.
    • Keagamaan: Seperti pesantren kilat dan pendalaman kitab suci.

    “Demikian edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab,” pungkas Thomas.

    Baca juga : BPKP: Lampung Peringkat 4 Korupsi Pendidikan

    Tags: Aturan Baru PendidikanBerita LampungDisdikbud LampungGerakan Literasi SekolahLiterasi LampungPagi CeriaPelajar LampungPendidikanSDSekolah di LampungSMASMPSurat Edaran 144Thomas AmricoWajib Menulis Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

    Next Post

    Fakta Jalan Lampung: 92 Km Belum Pernah Diaspal, Butuh Dana Hampir Rp1 Triliun

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama

    11/03/2026
    Gaya Hidup

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    22/02/2026
    Gaya Hidup

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    20/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version