Sekretaris Kabupaten Pesawaran, Wildan, yang hadir mewakili Bupati Dendi Ramadhona, menekankan pentingnya program ini bagi kesejahteraan masyarakat.
“Perhutanan sosial di Pesawaran bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
“Dengan adanya pengembangan industri berbasis hutan, kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah,” ujar Wildan.
Melalui lokakarya ini, diharapkan masterplan IAD Kabupaten Pesawaran dapat menjadi panduan strategis dalam mewujudkan perhutanan sosial yang lebih terpadu dan berkelanjutan.
Strategi IAD dalam Perhutanan Sosial
Integrated Area Development (IAD) merupakan pendekatan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2023.
Program ini menekankan pentingnya pengembangan komoditas unggulan melalui subprogram agroforestri, agroindustri, dan pengembangan destinasi wisata alam berbasis jasa lingkungan.
Baca juga : Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Selain itu, IAD juga mencakup interkoneksi wisata yang bertujuan meningkatkan daya tarik wisata hutan.
Sinergi KLHK dan Lampung Lokakarya IAD Dorong Industri Perhutanan Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menyampaikan bahwa perhutanan sosial merupakan solusi tepat dalam mengelola hutan secara berkelanjutan.
“Program ini menawarkan win-win solution, di mana masyarakat dapat memanfaatkan hutan tanpa merusak lingkungan, sambil meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” ungkap Yanyan.
Kolaborasi dan Dukungan Pemerintah
Yanyan menambahkan bahwa KLHK telah memfasilitasi pengembangan IAD di dua kabupaten di Lampung, yaitu Lampung Selatan dan Pesawaran.
“Lampung Selatan sudah dalam proses pengesahan masterplan IAD oleh Bupati, sementara Pesawaran baru memulai langkah awal dengan lokakarya hari ini,” jelasnya.
Dalam program ini, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting.
“Kami mengapresiasi dukungan dari KLHK dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang secara konsisten mendukung pengembangan perhutanan sosial di wilayahnya,” tandas Yanyan.
Baca juga : Marindo Serukan Penanaman Bambu di Pringsewu
