Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    by Irjen
    08/08/2024
    in Ekonomi
    Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    Siger lambang Provinsi Lampung. Foto : Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Konsumsi dan investasi jadi mesin pertumbuhan ekonomi Lampung.

    Provinsi Lampung kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam pertumbuhan ekonomi. 

    Baca juga : Itera Launching Aplikasi Bang Salam. Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomis

    Pada triwulan II tahun 2024, ekonomi Lampung tumbuh signifikan sebesar 4,80 persen (yoy), melampaui capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 3,30 persen (yoy). 

    Pertumbuhan yang menggembirakan ini didorong oleh meningkatnya daya beli masyarakat dan geliat investasi di berbagai sektor.

    Berdasarkan data yang dirilis oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, konsumsi rumah tangga menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Lampung. 

    Meningkatnya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) turut mendorong naiknya konsumsi masyarakat. 

    Hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat Lampung semakin membaik.

    Selain konsumsi, investasi juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. 

    Baca juga : Ekonomi Sulit Lansia Lampung Masih Kerja

    Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 3,33 persen (yoy), mengindikasikan adanya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Lampung. 

    Pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas pendidikan di beberapa perguruan tinggi menjadi salah satu bukti nyata dari meningkatnya investasi.

    Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    Beberapa sektor ekonomi di Lampung menunjukkan kinerja yang sangat baik. 

    Sektor transportasi dan pergudangan, misalnya, tumbuh pesat didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat selama HBKN dan libur sekolah. 

    Sementara itu, sektor konstruksi juga tumbuh signifikan, didukung oleh proyek-proyek pembangunan infrastruktur.

    Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung. 

    Baca juga : Mendag Lepas Ekspor Olahan Kelapa Lampung Senilai Rp25 Miliar

    Masuknya periode panen raya pada triwulan II 2024 menjadi salah satu faktor pendorong. 

    Meskipun melambat, sektor industri pengolahan tetap menunjukkan kinerja yang kuat, terutama didorong oleh industri makanan dan minuman.

    Bank Indonesia (BI) optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung akan terus berlanjut. 

    Namun, BI juga mengingatkan akan pentingnya mewaspadai risiko dari sektor eksternal. 

    Untuk memperkuat pemulihan ekonomi, BI menyarankan beberapa langkah.

    Antara lain meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga, serta mendorong hilirisasi produk komoditas unggulan.

    Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Lampung diyakini akan semakin berkembang dan menjadi salah satu daerah tujuan investasi yang menarik di Indonesia.

    Baca juga : Wajib Pajak Senyum Sumringah, Lapor Pajak Kini Lebih Mudah

    Tags: Bank IndonesiaBI LampungBPS LampungEkonomi LampungInvestasi LampungPertanian Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kasus Fiktif Dinas Perkim Lampung Utara: Tersangka WP dan AA Disidang

    Next Post

    Imigrasi Kotabumi Deportasi Bintang Tamu Tubaba Art Festival

    Related Posts

    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Ekonomi

    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

    27/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Cara Menurunkan Berat Badan Alami dan Sehat dalam 30 Hari: Terbukti Efektif!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Jerat ke Kehidupan: Kisah Penyelamatan dan Peran Pemprov Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Wajib Dibeli: Murah dan Tahan Lama!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version