Lappung – SMKN SPP Lampung menjadi kunci penopang perekonomian melalui lulusan entrepreneur muda pertanian.
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandarlampung, Drh Donni Muksydayan, melakukan kunjungan ke SMKN SPP (Sekolah Pertanian pembangunan) Lampung.
Baca juga : SMKN SPP Lampung dan Bank Indonesia MoU Beasiswa
Dalam kunjungan kerja pada Selasa, 27 Juni 2023 ini, Donni Muksydayan disambut langsung oleh Kepala SMKN SPP Lampung, Junaina, S.Pd., M.Pd.
Banyak program yang dibahas Donni Muksydayan, utamanya adalah bagaimana SMK Pertanian dalam proses pembelajaran tidak hanya di lahan.
Namun, ada pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran praktiknya.
Selain itu, sekolah harus dapat memotivasi siswa untuk menjadi pelaku usaha bidang pertanian sekaligus mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.
Baca juga : Karantina Pertanian Lampung Gagalkan Penyelundupan Burung Ilegal
Melalui kunjungan ini, SMKN SPP Lampung diharap dapat merealisasikan pembelajaran lebih nyata dengan dunia kerja agribisnis yang smart dengan pemanfaatan teknologi.
Donni Muksydayan juga mengatakan, perlu banyak motivator muda pertanian agar siswa/i bangga untuk memilih pertanian sebagai wujud meraih masa depan.
“Hal ini juga mendorong generasi milenial menjadi pengusaha pertanian yang maju dan modern untuk mengembangkan berbagai usaha di bidang pertanian,” ujar Donni.
Dirinya juga turut mengapresiasi pengembangan program SMK RI 4.0 untuk membentuk pelaku usaha pertanian milenial.
Menurutnya, kompetensi keahlian yang diunggulkan adalah Agribisnis Tanaman Perkebunan, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Serta Agribisnis Pengolahan hasil Pertanian.
“Kami berharap ke depan SMKN SPP Lampung menjadi SMK yang menghasilkan lulusan entrepreneur muda pertanian,” kata Donni.
Baca juga : Puso Petani Tubaba Replant
“Karena esensi pertanian adalah bisnis yang mampu menopang perekonomian,” ujar dia lagi.
SMKN SPP Lampung kunci penopang perekonomian
Sementara, Kepala SMKN SPP Lampung, Junaina, mengatakan, bahwa sejak tahun 2022 SMKN SPP Lampung ditunjuk sebagai SMK berbasis Revolusi Industri 4.0.
Melalui pemanfaatan teknologi digital dan marketplace sekolah, ke depannya mengarahkan siswa/i untuk berwirausaha baik dari hulu maupun ke hilir.
“Juga segi pemasaran, siswa/i diajarkan penjualan digital atau pemasaran secara online melalui pemanfaatan media sosial,” jelas Junaina.
Dalam kunjungan kerja kali ini, Donni menyempatkan diri berkeliling ke lahan tanaman kopi, pembibitan kopi, pembibitan tanaman hias, serta area lahan lainnya.
Melalui sinergi Balai Karantina dan SMKN SPP Lampung, diharap juga banyak menumbuhkan ide bisnis bidang pertanian.
Baca juga : Apkasi Diajak Wujudkan Lampung Berjaya
