Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Strategi Udang Lampung 2025: Swasembada Domestik dan Tantangan Ekspor Global

    Strategi Udang Lampung 2025: Swasembada Domestik dan Tantangan Ekspor Global

    Irjen by Irjen
    16/01/2026
    in Ekonomi
    Strategi Udang Lampung 2025: Swasembada Domestik dan Tantangan Ekspor Global

    Ilustrasi alur strategi industri udang Lampung 2025: Integrasi tambak modern, penyerapan pasar lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan ekspor berbasis Green Branding. Foto: Arsip Lappung/I/DBS

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Industri udang Provinsi Lampung pada tahun 2025 menunjukkan performa impresif meski sempat diterpa isu keamanan pangan global.

    Strategi penguatan pasar domestik dan modernisasi tambak dinilai menjadi faktor kunci bertahannya komoditas unggulan Bumi Ruwa Jurai tersebut.

    Baca juga : Udang Lampung Kembali Melaut ke Amerika, Kepercayaan Pasar Pulih

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menyebutkan bahwa Lampung berhasil melakukan transformasi besar.

    Ketergantungan pada pasar ekspor mulai diimbangi dengan skema ketahanan pangan lokal yang solid.

    “Industri udang kita tidak lagi rapuh. Ada dua penopang utama tahun ini, yakni intervensi teknologi pihak swasta di hulu dan jaminan pasar pemerintah di hilir,” ungkap Mahendra di Bandarlampung, Jumat, 16 Januari 2026.

    Modernisasi Dipasena oleh PT SBI

    Mahendra menyoroti peran vital sektor swasta dalam memulihkan sentra produksi, khususnya di kawasan Bumi Dipasena, Tulang Bawang.

    Kehadiran PT Sakti Biru Indonesia (SBI) sebagai integrator dianggap berhasil menghidupkan kembali ekosistem tambak yang sempat meredup.

    Menurut Mahendra, PT SBI menerapkan pendekatan menyeluruh, bukan sekadar kemitraan dagang.

    Pengelolaan kawasan kini berbasis teknologi modern, mencakup penyediaan hatchery, laboratorium PCR untuk deteksi dini virus, hingga fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas pascapanen.

    “Kolaborasi tersebut menekan risiko kegagalan panen yang selama ini menghantui petambak mandiri.

    “Standarisasi budidaya yang dibawa PT SBI membuat produksi lebih stabil dan berkelanjutan,” jelasnya.

    Menu Makan Bergizi Gratis

    Terobosan lain yang mendapat sorotan Mahendra adalah integrasi udang Vaname ke dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Baca juga : Potensi Ekonomi Lampung yang Menunggu Sentuhan

    Kebijakan tersebut dinilai efektif menjadi katup pengaman harga di tingkat petambak.

    Saat permintaan global melemah, program MBG mampu menyerap produksi lokal dalam volume besar.

    Langkah Pemerintah Provinsi Lampung memperluas business matching ke sektor perhotelan dan jasa boga nasional turut memperkuat rantai pasok domestik tersebut.

    “Masuknya udang ke menu MBG bukan hanya soal gizi, melainkan strategi ekonomi. Kebijakan itu menjaga harga tetap kompetitif bagi petambak rakyat,” tambah Mahendra.

    Green Branding

    Terkait pasar internasional, Mahendra mengapresiasi visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang mengusung konsep pembangunan berkelanjutan.

    Program rehabilitasi mangrove yang digencarkan pemerintah daerah kini menjadi nilai tawar tinggi atau green branding di pasar global.

    Dampaknya mulai terasa dengan pulihnya kepercayaan pasar Amerika Serikat.

    Data akhir 2025 mencatat pengiriman ekspor kembali menembus angka ratusan ton, menandakan standar biosecurity Lampung telah memenuhi kriteria ketat internasional.

    Mahendra juga memuji langkah diversifikasi pasar ke Tiongkok dan Timur Tengah sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada satu negara tujuan ekspor.

    “Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meletakkan fondasi kuat.

    “Dukungan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penerapan smart farming membuat masa depan udang Lampung jauh lebih cerah dan tidak lagi berspekulasi,” pungkas Mahendra.

    Baca juga : Pertama di Indonesia, Lampung Inisiasi Budidaya Udang Vaname Air Tawar

    Tags: #EkonomiMaritim#GubernurMirza#KetahananPangan#MahendraUtama#UdangLampungLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lunas! Kejari Bandarlampung Sukses Pulihkan Total Rp21,6 Miliar Uang Negara Kasus Jalan Sutami

    Next Post

    Jadi Lokomotif Pangan Nasional, Lampung Siapkan Agroindustri di Kota Baru

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved