Lappung – Manajemen RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan pengumuman penting.
Pihak rumah sakit saat ini tengah mencari keluarga dari seorang jenazah perempuan tanpa identitas (Mrs. X) yang tertahan di ruang jenazah.
Perempuan tersebut dinyatakan meninggal dunia pada 17 Februari 2026, setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif selama 11 hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pihak keluarga atau kerabat yang datang menjemput.
Peristiwa ini bermula pada 6 Februari 2026 lalu. Perempuan malang tersebut awalnya ditemukan tergeletak tak berdaya di teras rumah salah seorang warga.
Petugas dari Puskesmas Penengahan yang menerima laporan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Bob Bazar.
Kondisi korban saat tiba di rumah sakit cukup memprihatinkan.
Tim medis langsung melakukan penanganan intensif, bahkan pasien sempat menjalani tindakan operasi.
Namun, setelah berjuang selama sebelas hari, nyawa pasien tidak tertolong.
Ciri-ciri Jenazah
Mengingat korban tidak membawa tanda pengenal apa pun, pihak RSUD Bob Bazar mengandalkan ciri-ciri fisik jenazah untuk melacak keluarganya.
Jenazah diperkirakan berusia dewasa antara 25 hingga 45 tahun.
Berikut adalah detail ciri-ciri fisik jenazah berdasarkan hasil pemeriksaan medis:
- Ciri Fisik Utama: Tinggi badan sekitar 144 cm, kulit sawo matang, dan memiliki hidung mancung.
- Ciri Khusus (Penting): Mengenakan sepasang anting berbandul kipas berbentuk segitiga. Terdapat bekas luka operasi (sikatrik) di bagian tengah perut memanjang sekitar 15 cm dengan warna pucat.
- Kondisi Luka: Terdapat luka memar dan lecet di bagian dahi, luka dari pinggang hingga paha sisi luar bagian kiri, luka pada lutut kiri, serta indikasi patah tulang tertutup di area tulang dada bawah.
Manajemen RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM mengimbau masyarakat luas yang merasa kehilangan anggota keluarga, kerabat, atau tetangga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor.
Masyarakat dapat langsung mendatangi RSUD dr. H. Bob Bazar di Lampung Selatan untuk melakukan proses verifikasi identitas lebih lanjut.
Pihak rumah sakit juga meminta bantuan warganet untuk turut menyebarluaskan informasi ini di media sosial.
Hal ini sangat krusial untuk mempercepat proses identifikasi, agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga yang berhak dan dikebumikan dengan layak sesuai prosedur.





Lappung Media Network