Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    20/02/2026
    in Gaya Hidup
    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    Untaian doa dan harapan Mahendra Utama untuk satu tahun pengabdian Rahmat Mirzani Djausal di Bumi Ruwa Jurai. Foto: Arsip pribadi/Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Puisi “Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai” karya Mahendra Utama merupakan sebuah penghormatan terhadap satu tahun perjalanan kepemimpinan tokoh yang disebut sebagai “Mirza dan Jihan“.

    Puisi ini menggambarkan kepemimpinan bukan sekadar sebagai kekuasaan, melainkan sebagai amanah Ilahiah yang dijalankan dengan prinsip religius dan nilai-nilai luhur budaya Lampung.

    Penulis menonjolkan kepekaan pemimpin terhadap nasib rakyat kecil, khususnya petani dan kaum dhuafa, serta upaya mereka melobi pusat kekuasaan demi pembangunan daerah.

    Lebih jauh, puisi ini sangat kental dengan nuansa kearifan lokal Lampung (Falsafah Piil Pesenggiri).

    Penulis memadukan doa dan harapan agar Lampung menjadi negeri yang makmur (Baldatun Thayyibatun) dengan penerapan nilai-nilai adat seperti Sakai Sambayan (gotong royong), Nengah Nyappur (berbaur dengan masyarakat), dan Nemui Nyimah (keramahtamahan).

    Inti dari puisi ini adalah optimisme bahwa satu tahun ini hanyalah permulaan (waktu subuh) dari perjuangan panjang untuk mengangkat martabat Lampung melalui pemimpin yang merakyat, amanah, dan bertakwa.

     

    SATU TAHUN KHIDMAT: EMBUN BAGI BUMI RUWA JURAI

    Karya: Mahendra Utama

     

    Bismillah di Setiap Langkah

     

    Di bawah panji rida Sang Maha Kuasa,

    Satu tahun sudah tapak dijejakkan.

    Bukan sekadar mengejar singgasana,

    Tapi memikul amanah yang Allah titipkan.

     

    Mirza dan Jihan, sakai sambayan dalam doa,

    Meniti jalan panjang pengabdian mulia.

    Seperti Ratu Tumi Apung yang bijaksana,

    Memimpin dengan hati penuh rahmat Illahi.

     

    Di Garis Sawah dan Keringat Petani

     

    Tangan kalian menggenggam jemari yang kasar,

    Mendengar keluh di antara bulir padi yang menguning.

    Sebab kalian tahu perut lapar adalah ujian yang berat,

    Maka nasib hulun sesenggiran tak lagi terombang-ambing.

     

    Pupuk dan harapan disemai dengan tawakal,

    Agar lumbung si Bumi Ruwa Jurai penuh berkah,

    Seperti nenek moyang yang rajin dan tekun,

    Menjaga bumi dengan penuh amanah.

     

    Mengetuk Pintu Langit dan Istana

     

    Langkah kalian melaju ke pusat kekuasaan,

    Membawa suara rakyat yang lama terpendam.

    Melobi dengan hikmah dan kesabaran,

    Agar cahaya pembangunan menyinari Ulun Lampung.

     

    “Perhatikan Lampung!” menjadi dzikir perjuangan,

    Menjemput keadilan di setiap lobi dan kebijakan.

    Seperti piil pesenggiri yang mengajarkan kehormatan,

    Kalian tegakkan martabat dengan penuh keimanan.

     

    Cahaya di Pekon dan Kaum Dhuafa

     

    Kaki kalian ringan melangkah ke pekon-pekon terpencil,

    Menyeka air mata sedulur muli-meghanai yang terpinggirkan.

    Meningkatkan kehidupan dengan hati yang ikhlas,

    Sebab memuliakan fakir miskin adalah perintah Allah.

     

    Pedesaan kini berbenah, mencari cahaya martabat,

    Berjalan perlahan menuju masyarakat yang berkah dan maslahat.

    Dengan semangat juluk adok dan nengah nyappur,

    Bergotong royong membangun kampung halaman.

     

    Penutup: Doa untuk Lampung

     

    Satu tahun barangkali barulah subuh,

    Masih panjang jalan mendaki yang harus ditempuh.

    Semoga Allah SWT menjaga niat agar tetap lurus dan tabah,

    Hingga Lampung menjadi tanah Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

     

    Teruslah berkhidmat, wahai pemimpin muda,

    Menjadi payung teduh bagi masyarakat Lampung yang beriman.

    Seperti pesan pi’il pesenggiri:

    Nemui nyimah, nengah nyappur, sakai sambayan, juluk adok

    Menjadi pemimpin yang merakyat, rendah hati, saling membantu,

    Dan menjunjung tinggi kehormatan di jalan Allah.

     

    Allahumma amin, Ya Rabbal ‘Alamin.

    Tags: Berita LampungBudaya LampungBumi Ruwa JuraiJihan NurlelaMahendra UtamaMirza JihanPuisi PolitikPuisi Satu Tahun KhidmatRahmat Mirzani DjausalSastra Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Tolong Sebarkan! RSUD Bob Bazar Cari Keluarga Jenazah Perempuan Berciri Khusus Ini

    Next Post

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    Related Posts

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara
    Gaya Hidup

    Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

    30/05/2026
    5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen
    Gaya Hidup

    5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

    29/05/2026
    Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta
    Gaya Hidup

    Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

    28/05/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

      Ulasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Membentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Cara Menurunkan Berat Badan Alami dan Sehat dalam 30 Hari: Terbukti Efektif!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dari Jerat ke Kehidupan: Kisah Penyelamatan dan Peran Pemprov Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Wajib Dibeli: Murah dan Tahan Lama!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved