Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » WALHI: Wali Kota Bandarlampung Harus Malu Jika Tak Serius Tangani Banjir

    WALHI: Wali Kota Bandarlampung Harus Malu Jika Tak Serius Tangani Banjir

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    20/01/2025
    in Gaya Hidup
    WALHI: Wali Kota Bandarlampung Harus Malu Jika Tak Serius Tangani Banjir

    Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat meninjau korban terdampak banjir. Foto: Dokumentasi Pemkot Bandarlampung

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – WALHI sebut Wali Kota Bandarlampung harus malu jika tak serius tangani banjir.

    Kota Bandarlampung kembali dikepung banjir pada Jumat, 17 Januari 2025.

    Baca juga : Banjir di Bandarlampung: Rumah, Jalan, dan Jembatan Terkepung Air

    Sebanyak 17 titik di 9 kecamatan terendam air, dengan beberapa lokasi dilaporkan mencapai ketinggian hingga menenggelamkan atap rumah.

    Selain itu, kendaraan hanyut dan jembatan merah di Kali Akar ambruk diterjang arus deras.

    Peristiwa ini menjadi sorotan tajam, termasuk dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung.

    Direktur WALHI Lampung, Irfan Tri Musri, menyebut banjir yang terjadi di Bandarlampung sebagai bukti nyata buruknya tata kelola lingkungan dan tata kota di wilayah tersebut.

    Ia menilai, pemerintah kota tidak menunjukkan upaya signifikan untuk mencegah bencana ini.

    “Banjir ini terus berulang. Pemerintah Kota Bandarlampung harus malu jika tidak ada langkah serius dalam menangani permasalahan banjir.

    “Ini bukan sekadar bencana alam, tetapi juga bencana struktural akibat pengabaian lingkungan hidup,” ujar Irfan, dilansir pada Senin, 20 Januari 2025.

    Baca juga : Fraksi PKS Dorong Penanganan Banjir Jadi Prioritas APBD Bandarlampung 2025

    Pembangunan dan Kerusakan

    Irfan menjelaskan bahwa akar permasalahan banjir di Bandarlampung terletak pada ketidakseimbangan antara pembangunan, tata kota, dan pengelolaan lingkungan.

    Rendahnya ruang terbuka hijau, minimnya daerah resapan air, buruknya sistem drainase, hingga pengelolaan sampah yang tidak optimal menjadi penyebab utama.

    “Bandarlampung sangat rentan bencana ekologis. Lingkungan yang terabaikan dan pembangunan yang rakus ruang telah menjadikan masyarakat sebagai korban.

    “Terutama warga kelas menengah ke bawah,” tambah Irfan.

    Ia menegaskan bahwa pengabaian terhadap tata kelola lingkungan adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

    “Lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak dasar masyarakat.

    “Mengabaikannya sama saja dengan mengorbankan rakyat demi kepentingan investasi dan pertumbuhan ekonomi semata,” katanya.

    Baca juga : HIPMI: Banjir Bandarlampung Loss Rp197 Miliar

    Menurut Irfan, pemerintah kota harus lebih fokus pada pencegahan daripada sekadar memberikan bantuan setelah bencana terjadi.

    WALHI: Wali Kota Bandarlampung Harus Malu Jika Tak Serius Tangani Banjir

    Ia juga menyoroti kurangnya langkah konkret dalam periode kepemimpinan sebelumnya.

    “Selama satu periode ke belakang, tidak ada upaya serius dalam penanggulangan banjir.

    “Jika pola ini terus berlanjut, wali kota terpilih harusnya malu untuk dilantik dan melanjutkan kepemimpinan,” tegasnya.

    Irfan mendesak agar pemerintah segera mereformasi tata kelola kota dengan mengutamakan keberlanjutan lingkungan.

    “Persoalan banjir ini bukan hanya soal curah hujan, tetapi persoalan tata kelola yang buruk.

    “Jika tidak ada perubahan, masyarakat Bandar/ampung akan terus menjadi korban,” tutupnya.

    Baca juga : Sejumlah Desa di Pesawaran Terendam Banjir

    Tags: BanjirBanjir BandarlampungBanjir LampungEva DwianaIrfan Tri MusriLampungWalhi Lampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Jejak Karir Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay: Dari Penyidik KPK ke Kapolresta Bandarlampung

    Next Post

    DPRD Lampung Tekan Perusahaan Singkong: Utamakan Armada Lokal!

    Related Posts

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama
    Gaya Hidup

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama

    11/03/2026
    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung
    Gaya Hidup

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    22/02/2026
    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai
    Gaya Hidup

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    20/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved