Lappung – Aklamasi, Yanto Budiman resmi nahkodai DPD PJS Riau.
Musda I DPD PJS (Pemerhati Jurnalis Siber) Riau berjalan dengan sangat kondusif.
Baca juga : Kesbangpol Registrasi DPC PJS Pesawaran
Bahkan, proses Musda PJS Riau bisa dibilang yang tercepat dari daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Musda I PJS Riau ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba.
Semua pemilik suara dari DPC Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Meranti, dan Kabupaten Kampar, bulat mengusung Yanto Budiman sebagai ketua DPD PJS Riau.
“Karena tidak ada nama lain yang muncul, maka dengan ini saya putuskan melalui musyawarah Yanto Budiman sebagai Ketua DPD PJS Riau masa bakti 2023-2028.
Baca juga : Adipati Resmikan DPC PJS Rumah Kita
“Dengan demikian Musda saya nyatakan selesai,” tegas Mahmud sembari mengetuk palu tanda sahnya Musda, Senin, 7 Agustus 2023.
Sementara, Ketua terpilih Yanto Budiman dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta.
Yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin PJS Riau selama 5 tahun ke depan.
“PJS ini adalah rumah kita, rumah bagi para jurnalis siber yang belum bergabung dalam wadah organisasi wartawan lainnya,” ungkap Yanto.
Karena ini rumah bersama, mari bersama jaga dan rawat dengan baik. Sehingga apa yang menjadi harapan semua pihak menciptakan wartawan kompeten terwujudkan.
Baca juga : DPC PJS Kabupaten PALI Resmi Terbentuk
“Saya tentu tak bisa bekerja sendiri. Untuk itu saya harap semua pengurus dan anggota PJS bersama-sama menjalankan organisasi ini,” ucap Yanto.
Yanto Budiman nahkodai PJS Riau
Sementara, Ketua DPP PJS Mahmud Marhaba mengatakan, PJS dipersiapkan bagi jurnalis yang selama ini tidak memiliki kesempatan dan terus termarginal di kalangan jurnalis.
“PJS sebagai rumah kita hendak kita jaga dan kita tata dengan baik sehingga membuat kita dan orang lain nyaman berada didalamnya.
“Yang bolong kita tambal, yang bengkok kita luruskan, yang rusak kita perbaiki. Jangan ada lagi perlakuan diskriminasi di antara sesama pekerja wartawan,” harap Mahmud.
Menurutnya, dengan mendiskreditkan wartawan dengan sebutan wartawan abal-abal dan wartawan bodrex sangat tidak pantas dan terpuji.
Baca juga : Musda I PJS Lampung, Taufik Wijaya Terpilih Sebagai Ketua





Lappung Media Network