Lappung – 3 kabupaten di Provinsi Lampung terpilih menjadi lokasi peluncuran perdana 5 unit Koperasi Desa Merah Putih yang akan digelar serentak secara nasional pada 21 Juli 2025 mendatang.
Program strategis ini difokuskan untuk memperkuat sektor pangan dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Baca juga : Lampung Nomor 1 Capaian Koperasi Merah Putih Nasional
Kelima koperasi percontohan tersebut tersebar di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Waykanan.
Kehadiran koperasi ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang melibatkan 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari, menjelaskan bahwa penetapan 5 unit ini telah melalui proses seleksi ketat.
“Dari total 16 unit yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai percontohan, 5 di antaranya telah lolos verifikasi dan ditetapkan untuk mengikuti peluncuran perdana ini,” ujar Syamsurizal Ari, Kamis, 17 Juli 2025.
Syamsurizal merinci, dari 5 unit tersebut, 3 di antaranya berada di Kabupaten Lampung Selatan, yakni Koperasi di Kelurahan Way Urang, Desa Sidomulyo, dan Desa Bumisari.
Baca juga : Kasus Koperasi Betik Gawi Bandarlampung, 7 Orang Jadi Tersangka Penggelapan Dana Pensiun
“2 lainnya berlokasi di Desa Raman Endra, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.
“Dan Koperasi Desa Muara Maju di Kabupaten Waykanan,” tambahnya.
Untuk wilayah Lampung, acara peluncuran nasional secara daring akan dipusatkan di salah satu lokasi terpilih, yaitu Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Lokasi ini akan menjadi titik utama yang terhubung langsung dengan pusat acara nasional.
Menurut Syamsurizal, kelima koperasi ini sudah siap beroperasi karena telah memenuhi seluruh syarat legalitas, termasuk akta notaris dan izin usaha.
Baca juga : Ekonomi Kota Bandarlampung: Saatnya Melompat Lebih Jauh
Fokus utama bisnis koperasi ini adalah sektor pangan.
Untuk memastikan kelancaran operasionalnya, program ini tidak berjalan sendiri.
Sejumlah BUMN raksasa seperti BRI, Bulog, PT Pos Indonesia, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, hingga Kimia Farma digandeng untuk menjadi pendukung utama.
“Kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama BUMN, diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis koperasi dalam mendukung ketahanan pangan di daerah kita,” jelas Syamsurizal.
Ia berharap model Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbukti berhasil di lima lokasi percontohan ini dapat segera direplikasi dan diperluas ke seluruh wilayah di Provinsi Lampung, menciptakan dampak ekonomi yang lebih merata.
Baca juga : Program Desaku Maju, Upaya Pemprov Lampung Tekan Pengangguran di Desa





Lappung Media Network