Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, menjelaskan langsung soal kerjasama ini.
Ia mengatakan, penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Lampung ke Provinsi Kepulauan Riau dan pertemuan gubernur se-Sumatera beberapa waktu lalu.
Menurut Kusnardi, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bisa menjadi pasar yang potensial untuk Provinsi Lampung.
Namun, disisi lain, Kepri juga memiliki kebutuhan yang dapat disediakan oleh Provinsi Lampung, seperti misalnya beras dan beberapa bahan pokok lain.
“Kepri memiliki posisi yang sangat strategis dan merupakan pintu masuk bagi negara-negara Asean. Sehingga Kepri bisa menjadi hubungan bagi pangsa ekspor kita,” ucap Kusnardi.
“Kita juga bisa bekerjasama menjadi supplier, misalnya negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
“Mereka itu kan suka dengan kerupuk ikan Kepri, tapi bahan bakunya kan tidak banyak, sedangkan di kita banyak, itu bisa kita kerjasamakan,” tambahnya.
Kusnardi juga menerangkan, bahwa UMKM di Provinsi Lampung biasanya masih banyak kendala dalam hal administrasi untuk dapat memasarkan produknya ke luar negeri.
Baca juga : Nggak Usah Khawatir! Zulkifli Hasan Klaim Stok Beras Lampung Aman
Melalui kerjasama yang dibangun ini, Kepri dapat menjadi hubungan bagi siapa saja, terutama UMKM yang ingin memasarkan produknya ke pasar luar negeri.
“Kita salurkan lewat Kepri nggak apa-asal, yang penting dapat menghidupkan UMKM dan produk-produk primer yang ada di Lampung,” jelas Kusnardi.
Kerjasama juga, sambung dia, dilakukan untuk sektor pariwisata.
Di mana banyak wisatawan mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan sebagainya yang berkunjung ke Kepri.
Dengan demikian, kerjasama ini diharapkan juga wisatawan bisa mengunjungi Lampung.
“Jadi kita harus menarik banyak manfaat dari pertemuan dan kerjasama ini, bukan hanya UMKM dan pariwisata, tapi juga perkebunan, peternakan dan lain sebagainya.
“Target kita untuk memenuhi pasar lokal dan ekspor. Saya kira ini manfaatnya sangat besar sekali,” ungkap Kusnardi.
Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam sambutannya mengajak provinsi-provinsi di Pulau Sumatera untuk menjadikan Kepri sebagai jembatan pasar bagi semua pihak.
“Semoga kerjasama ini membuahkan hasil yang besar, bisa mengakses produk-produk kita yang berkualitas ke pasar-pasar luar.
“Supaya kita bisa menjadikan UMKM kita lebih baik, lebih sejahtera, dan bisa memberikan kontribusi terhadap ekonomi daerah dan nasional yang lebih besar,” tandasnya.
Baca juga : Sharing Season Muli Mekhanai Lampung, Ada Naomi Natalia dan Rio Motret





Lappung Media Network