SRS TNWK yang dikelola Balai Taman Nasional Way Kambas bersama Yayasan Badak Indonesia berlokasi di zona khusus Taman Nasional Way Kambas.
Tujuan utamanya yakni menghasilkan anak badak sumatera untuk mempertahankan keberlangsungan hidup spesies badak sumatera yang kini terancam punah.
“Anak-anak badak sumatera hasil program pengembangbiakan di SRS TNWK kedepannya dapat dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya,” kata Satyawan.
5 Badak SRS-TNWK Berhasil Dibiakan
Direktur Eksekutif YABI, Jansen Manansang menambahkan, badak Delilah yang melahirkan anak pertamanya merupakan hasil dari proses perkawinan alami di SRS TNWK.
“Ke depan, Yayasan Badak Indonesia terus berkomitmen untuk membantu.
“Juga mendukung sepenuhnya program dan upaya pemerintah dalam upaya konservasi badak di Indonesia,” jelas Jansen.
Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 tahun 2018, badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia.
Di dalam IUCN Red List, status konservasi badak sumatera saat ini adalah critically endangered/CR.
Kelahiran kelima di SRS TNWK ini memberikan semangat untuk semua agar terus berupaya semaksimal mungkin dalam melestarikan badak sumatera.
Baca juga : Dijadwalkan Kembali Dibuka. Taman Nasional Way Kambas Usung Konsep Baru





Lappung Media Network