Lappung – Disnakkeswan Lampung siapkan 10 ribu dosis obat hewan ternak.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung siap menghadapi tantangan musim kemarau dan potensi dampak fenomena iklim El Nino pada ternak di wilayah ini.
Baca juga : Buka Keran Ekspor UMKM. 3 Provinsi di Sumatera Jalin Kerjasama dengan Lampung
Dalam upaya menjaga kesehatan hewan ternak, Disnakkeswan Lampung telah menyediakan sebanyak 10 ribu dosis obat-obatan yang terdiri dari obat cacing, antibiotik, dan vitamin.
Data yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung pada tahun 2022 mencatat bahwa populasi sapi mencapai 906.568 ekor, sementara jumlah kambing mencapai 1,67 juta ekor.
Tidak hanya itu, ayam ras pedaging mencapai angka luar biasa sebanyak 103.657.519 ekor, sedangkan ayam ras petelur mencapai 14.501.073 ekor.
Dengan jumlah ternak yang begitu besar, penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga, terutama di saat-saat yang kritis seperti musim kemarau dan dampak dari iklim El Nino.
Baca juga : Melawan Petugas, Maling Sapi di Lampung Timur Ditembak Polisi
Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menjelaskan langsung soal ini.
Menurutnya, kesehatan ternak adalah faktor penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi peternakan di Lampung.
“Oleh karena itu, kami telah melakukan langkah konkret untuk mengantisipasi masalah kesehatan pada hewan ternak.
“Terutama dalam situasi cuaca ekstrem seperti yang mungkin terjadi akibat fenomena iklim El Nino,” Kamis, 5 Oktober 2023.
Disnakkeswan Lampung Siapkan 10 Ribu Dosis Obat Hewan Ternak
Pengadaan obat-obatan ini, lanjutnya, akan dibagikan kepada peternak di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Baca juga : Anggaran Disnakeswan Lampung 2022 Disoal Fomell
“Langkah ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para peternak agar mereka dapat menjaga kesehatan ternak mereka.
“Yang pada gilirannya akan berdampak positif pada produksi dan ekonomi peternakan di wilayah ini,” tambahnya.
Diharapkan bahwa langkah proaktif ini akan membantu mengurangi risiko kesehatan pada ternak selama musim kemarau dan potensi dampak iklim El Nino.
Selain itu, program ini juga akan memberikan bantuan yang berarti bagi peternak di Provinsi Lampung.
Yang tak lain merupakan salah satu pilar utama dalam upaya meningkatkan produksi dan ketahanan pangan daerah ini.
Baca juga : 18 Ribu Ekor Ayam di Pringsewu Mati Terbakar





Lappung Media Network