Lappung – KRI Dewaruci lepas sauh dari Bandarlampung menuju Jakarta.
Dalam sebuah upacara penuh semangat dan khidmat, KRI Dewaruci resmi lepas sauh dari Dermaga Pelindo Panjang, Bandarlampung, pada Minggu, 14 Juli 2024.
Baca juga : Kinerja Eva Dwiana Jadi Sorotan, Rekomendasi PDIP Mandek
Pelepasan kapal legendaris ini dihadiri oleh Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelayaran muhibah ini.
KRI Dewaruci, yang dikenal sebagai kapal latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi, membawa 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di tujuh kota.
Setelah singgah di Bandarlampung, kapal ini akan melanjutkan perjalanan menuju etape terakhirnya di Jakarta.
Selain Wali Kota Eva Dwiana, acara pelepasan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting.
Termasuk Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Provinsi Lampung Siswanto.
Lalu, Plh Sekda Kota Bandarlampung Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.
Baca juga : Eva Dwiana Mobilisasi Nakes TPA Bakung
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terpilihnya Bandar Lampung sebagai salah satu titik penting dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah.
“Atas nama Pemerintah Kota Bandarlampung, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut.
“Yang telah memilih Kota Bandarlampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah ini,” ujar Eva Dwiana.
KRI Dewaruci Lepas Sauh dari Bandarlampung Menuju Jakarta
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga memperkuat diplomasi dengan negara-negara sahabat.
“Saya mengajak kita semua untuk bersinergi dalam mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia.
“Serta menumbuhkembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal,” tambahnya.
Baca juga : Tekan Inflasi. Eva Dwiana Serukan Makan Secukupnya
KRI Dewaruci sendiri memiliki sejarah panjang dan gemilang.
Kapal ini telah melaksanakan 2 kali pelayaran muhibah keliling dunia, mengarungi 7 samudra dan 5 benua.
Kehadirannya dalam program Muhibah Budaya Jalur Rempah menambah bobot simbolis dan strategis pelayaran ini.
Pelepasan KRI Dewaruci dari Bandarlampung menjadi momentum penting bagi kota ini, memperkuat posisinya sebagai salah satu jalur penting di Indonesia yang melintasi Selat Malaka.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, diharapkan program ini dapat terus berjalan sukses hingga mencapai tujuan akhirnya di Jakarta.
Upacara pelepasan berakhir dengan doa bersama dan harapan agar KRI Dewaruci dan para laskar muhibah dapat menjalankan misi mereka dengan sukses dan kembali dengan selamat.
Baca juga : Eva Dwiana Wanti-wanti Warga Jangan Bakar Sampah





Lappung Media Network