Lappung – Pemuda Tani Lampung sebut kebijakan Prabowo dorong UMKM jadi pilar ekonomi.
Ketua DPRD Provinsi Lampung sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyampaikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga : Utang UMKM Macet Hingga 10 Tahun Dihapus, Pemerintah Beri Kriteria Khusus
Yang menghapus kredit macet bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan dan kelautan.
Langkah ini, menurut Giri, memberikan nafas segar bagi pelaku UMKM yang kerap menjadi pilar ekonomi dan terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis ekonomi.
Kebijakan itu diambil setelah Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 pada 5 November 2024, yang menetapkan penghapusan piutang macet untuk UMKM di sektor pertanian dan sektor strategis lainnya.
“Kebijakan sangat tepat, karena UMKM menjadi penopang ekonomi nasional, khususnya dalam sektor-sektor yang berbasis pangan dan kebutuhan pokok.
“Dengan penghapusan utang ini, diharapkan UMKM di Lampung dapat berkembang lebih pesat dan menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya, Jumat, 8 November 2024.
Menurut Giri, keputusan tersebut dapat mempercepat penurunan kemiskinan di Indonesia.
Baca juga : Kejaksaan Agung Gelar Bazar untuk Dukung UMKM Lokal
Berdasarkan data triwulan pertama 2024, angka kemiskinan di Indonesia tercatat sebesar 9,03%.
“Dengan kebijakan ini, kami optimistis angka kemiskinan bisa turun di tahun 2025.
“UMKM yang berperan dalam sektor pangan seperti petani dan nelayan perlu didukung karena menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya.
UMKM Menuju Ketahanan Pangan
Kebijakan tersebut pun dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mencapai ketahanan pangan nasional secara mandiri.
Pemuda Tani Indonesia Provinsi Lampung meyakini bahwa penghapusan utang ini dapat mendorong sektor UMKM.
Terutama yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan, untuk meningkatkan produktivitas dan stabilitas usaha mereka.
“Saat krisis moneter 1998, UMKM terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
“Kini, dengan kebijakan ini, kita berharap UMKM akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan global dan terus menjadi pilar ekonomi yang kokoh,” tambah Giri.
Giri juga menekankan bahwa UMKM di sektor pangan seperti pertanian dan peternakan memiliki potensi besar untuk menjadikan Indonesia lebih mandiri dalam penyediaan kebutuhan pokok.
“Kami di Pemuda Tani Indonesia Lampung sangat mendukung kebijakan ini dan siap menjadikan Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” jelasnya.
Pemuda Tani Lampung: Kebijakan Prabowo Dorong UMKM Jadi Pilar Ekonomi
Sementara, Sekretaris DPD Pemuda Tani Indonesia Lampung, Fitra Alfarisi, menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 6 juta kreditur UMKM di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Baca juga : Pedagang Hingga UMKM Bandarlampung Diminta Jual Online
Dengan adanya kebijakan penghapusan utang ini, sekitar 1 juta kreditur UMKM di sektor tersebut diproyeksikan akan terbantu.
Sehingga mereka dapat berfokus pada pengembangan usaha tanpa terbebani utang.
“Kami harap kebijakan ini dapat dilakukan secara selektif dan benar-benar menyasar pelaku UMKM yang membutuhkan, terutama mereka yang berkecimpung di sektor pangan.
“Kami tunggu petunjuk teknisnya agar tidak salah sasaran dan justru menimbulkan masalah baru,” kata Fitra.
Komitmen Pemuda Tani Lampung
DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Lampung berkomitmen untuk mendukung penuh langkah pemerintah dalam pengembangan sektor UMKM dan ketahanan pangan.
Giri menyatakan, dengan kebijakan yang berpihak pada UMKM ini, Indonesia bisa melangkah lebih dekat menuju swasembada pangan.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjadikan Lampung sebagai pusat pangan nasional, serta memajukan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di wilayah ini,” tutupnya.
Dengan kebijakan penghapusan utang ini, diharapkan UMKM di Indonesia akan semakin kokoh dan mampu menggerakkan ekonomi nasional.
Ke depan, Pemuda Tani Indonesia berharap program-program pemberdayaan UMKM semakin banyak diluncurkan demi mencapai Indonesia yang kuat dan berketahanan pangan.
Baca juga : Tol Trans Sumatera Hidupkan UMKM Lampung-Sumsel





Lappung Media Network