Lappung – Dermaga VI Merak membali beroperasi usai rusak dihantam KMP Portlink III.
Suasana Pelabuhan Merak, Banten, pada Senin, 17 Maret 2025 pagi mendadak mencekam.
Baca juga : Hemat Biaya Mudik! ASDP Pangkas Tarif Kapal Express hingga 36 Persen di Merak-Bakauheni
Kapal Motor Penumpang (KMP) Portlink III, yang baru saja tiba dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dilaporkan menabrak Moveable Bridge (MB) atau jembatan bergerak di Dermaga VI Eksekutif.
Benturan keras ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada fasilitas dermaga dan sempat mengganggu operasional.
Menurut keterangan resmi dari Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, insiden terjadi saat KMP Portlink III tengah melakukan manuver untuk bersandar di Dermaga VI.
“Setelah kejadian, tim kapal langsung berkoordinasi dengan pihak darat untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat, termasuk evakuasi penumpang sesuai prosedur keselamatan,” ujar Shelvy dalam keterangannya,
Namun, lanjut Shelvy, berkat kesigapan petugas, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat melalui garbarata Terminal Eksekutif Merak.
Baca juga : Tak Ada Lagi Tiket Eksekutif, ASDP Ubah Sistem Penyeberangan di Merak-Bakauheni
Sementara itu, kendaraan yang berada di dalam perut kapal dialihkan ke Dermaga VII untuk proses bongkar muat yang tetap berjalan meski dengan sedikit penyesuaian.
Respons Cepat
Terkait kejadian ini, ASDP bergerak cepat untuk meminimalisir dampak insiden tersebut.
Penjualan tiket layanan kapal ekspres sempat dihentikan sementara mulai pukul 10.30 WIB untuk memastikan kelancaran proses evakuasi dan pemeriksaan kondisi dermaga.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi awal untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
Namun, kabar baiknya, setelah pemeriksaan dan langkah penanganan awal dilakukan, layanan kapal ekspres kembali dibuka untuk kendaraan golongan V-B ke bawah.
Proses loading untuk sementara dialihkan melalui side ramp sebagai solusi alternatif.
“Kami mengupayakan agar operasional dapat kembali normal secepatnya. Saat ini, kendaraan V-B ke bawah sudah bisa kembali melakukan penyeberangan melalui layanan kapal ekspres,” jelas Shelvy.
Dermaga VI Merak Kembali Beroperasi Usai Rusak Dihantam KMP Portlink III
Kabar terbaru yang diterima menyebutkan bahwa Dermaga VI sudah dapat digunakan kembali sejak pukul 19.00 WIB, Senin malam.
Meskipun demikian, operasional dermaga saat ini menggunakan mekanisme sandar di dermaga plengsengan dengan memanfaatkan ramp door samping.
Baca juga : Trafik Bakauheni-Merak Membludak, ASDP Pastikan Armada Siap Tempur
Setidaknya 4 kapal telah dapat beroperasi di dermaga tersebut untuk melayani para pengguna jasa.
Fokus ASDP saat ini tertuju pada perbaikan fasilitas Moveable Bridge yang mengalami kerusakan akibat benturan.
Estimasi waktu perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar 7 hingga 10 hari ke depan.
Namun, ASDP berjanji akan mengupayakan percepatan perbaikan, terutama mengingat potensi lonjakan trafik penyeberangan menjelang Angkutan Lebaran 2025.
Sebagai langkah antisipasi jika perbaikan Dermaga VI membutuhkan waktu lebih lama, ASDP telah menyiapkan rencana kontingensi dengan mengalihkan layanan bongkar muat kapal ekspres ke Dermaga VII.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan penumpang, terutama saat puncak arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional di masa mendatang, ASDP juga tengah melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi Moveable Bridge.
Tim penyelam diterjunkan untuk memastikan struktur dasar dermaga tetap dalam kondisi aman pasca-insiden.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau informasi resmi dan melakukan perencanaan perjalanan yang matang.
Pengecekan ketersediaan tiket dan jadwal keberangkatan melalui aplikasi maupun website Ferizy sangat disarankan untuk menghindari kendala di lapangan.
Sebelumnya, KMP Portlink III yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 08.41 WIB mengalami kerusakan pada beberapa bagian Movable Bridge, termasuk fender, housing kolom, dan beton pelindung, serta pada bagian ramp door kapal akibat benturan tersebut.
Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP Batasi Tiket Penumpang di Bakauheni





Lappung Media Network