Lappung – 1 tahun setelah diluncurkan secara resmi, brand sayuran beku Hygreen milik PT Mitratani Dua Tujuh, anak perusahaan PTPN Group, menunjukkan kinerja impresif dengan menembus ribuan outlet ritel di seluruh Indonesia.
Pencapaian ini menandai langkah strategis PTPN dalam memperkuat ekosistem pangan nasional sekaligus menantang dominasi produk impor di pasar domestik.
Baca juga : Rolas Medika Gunakan Produk Sehat Hygreen dari Mitratani untuk Pasien dan Konsumen
Mengusung produk andalan seperti edamame, okra, dan ubi jalar, Hygreen kini menjadi jawaban atas pertanyaan besar yang muncul saat peluncurannya pada 18 Agustus 2024 lalu: mampukah produk lokal bersaing di pasar frozen food Indonesia?
Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, Mahendra Utama, menyatakan bahwa perjalanan 1 tahun ini telah meletakkan fondasi penting bagi pengembangan industri pangan berbasis pertanian modern dan UMKM.
“Setahun terakhir adalah fondasi penting. Brand-brand ini tak hanya memperluas akses pangan sehat.
“Tapi juga mempertegas peran PTPN I dan Mitratani dalam membangun ekosistem pangan nasional yang modern dan inklusif,” ujar Mahendra, Kamis, 7 Agustus 2025.
Distribusi Masif
Kunci keberhasilan Hygreen dalam setahun pertama adalah strategi distribusi yang agresif.
Baca juga : Mitratani Dua Tujuh Luncurkan Hygreen, Inovasi Baru Sayuran Beku untuk Indonesia
Didukung oleh 34 distributor besar dan menengah, produk-produk Hygreen kini dapat ditemukan di berbagai provinsi.
“Brand Hygreen kini hadir di ribuan outlet di seluruh Indonesia,” tegas Mahendra.
Jangkauannya merata, mulai dari ritel modern, toko bahan makanan sehat, hingga platform e-commerce.
Kehadiran produk seperti edamame (varian original dan salted), okra, ubi jalar, serta mix vegetable di dapur rumah tangga, restoran, hingga industri kuliner modern menegaskan posisi Hygreen sebagai pemain lokal yang terintegrasi secara nasional.
3 Merek untuk 3 Segmen
PT Mitratani Dua Tujuh tidak hanya bertumpu pada Hygreen.
Peluncuran setahun lalu memperkenalkan 3 merek dengan segmentasi pasar yang jelas:
- Hygreen: Fokus pada sayuran beku berkualitas ekspor (frozen vegetables) untuk keluarga urban yang praktis dan peduli kesehatan.
- Hycrunch: Segmen camilan sehat berupa keripik sayuran yang diolah dengan teknologi vacuum-fried. Produk ini merupakan hasil kolaborasi langsung dengan UMKM di Jember.
- Selera Negeriku: Menjawab kebutuhan pasar akan produk instan bercita rasa otentik Nusantara, seperti sayur asem dan lodeh beku.
“Masing-masing brand dirancang untuk menjawab kebutuhan segmen berbeda.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami menggandeng UMKM dalam rantai nilai pangan beku Indonesia,” jelas Mahendra.
Baca juga : Bidik Pasar Global, Mitratani Dua Tujuh Unjuk Gigi di Specialty Indonesia 2025
Komitmen itu juga ditegaskan saat peluncuran yang dihadiri jajaran direksi PTPN Group, termasuk Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas dan Wakil Dirut PTPN III Holding Denaldy Mulino Mauna.
Kualitas dan Dampak
Meskipun data volume penjualan belum dipublikasikan secara rinci, penetrasi pasar yang luas menjadi indikator kinerja positif.
Kepercayaan konsumen diperkuat dengan sertifikasi unggul yang telah dikantongi PT Mitratani Dua Tujuh, seperti BRC A+, HACCP, dan Halal.
Lebih dari sekadar bisnis, model yang dijalankan Mitratani terbukti menciptakan efek berganda.
Keterlibatan petani mitra dan UMKM tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan ekonomi desa, mendorong inklusi petani, serta menjadi sarana transfer teknologi agroindustri.
Tantangan dan Arah ke Depan
Perjalanan Hygreen dan merek lainnya bukannya tanpa tantangan.
Persaingan ketat dengan merek global, efisiensi biaya produksi, serta edukasi pasar mengenai keunggulan sayuran beku masih menjadi pekerjaan rumah.
Ke depan, Mahendra Utama menekankan beberapa langkah strategis yang perlu diambil:
- Inovasi Produk: Mengembangkan produk berbasis selera lokal dan bahan pangan asli Nusantara.
- Perluasan Distribusi: Menjangkau pasar tradisional dan warung-warung kecil.
- Pemberdayaan UMKM: Memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk pengembangan produk turunan.
“Dengan dukungan penuh dari Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas, serta arahan strategis Dirut PTPN III Holding Denaldy Mulino Mauna, Insya Allah Hygreen akan membawa produk sayuran beku Indonesia bersaing di pasar global,” tutupnya optimistis.
Baca juga : Kejar Kinerja Unggul, Mitratani Dua Tujuh Sambut Manajemen Baru





Lappung Media Network