Lappung – Babak baru kepemimpinan di Kabupaten Pesawaran resmi dimulai.
Pasangan Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali kini mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030 setelah dilantik secara khidmat oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Rabu, 27 Agustus 2025.
Baca juga : Ulah Guru di Pesawaran Lampung, Ngamuk dan Ancam Cekik Anak-anak
Namun, euforia pelantikan seolah langsung disambut dengan sederet “pekerjaan rumah” (PR) besar yang menanti untuk segera dituntaskan.
Dalam arahannya yang tegas, Gubernur Mirza tidak hanya memberikan ucapan selamat.
Ia langsung memaparkan sejumlah data krusial yang menjadi tantangan utama bagi duet Nanda-Antonius.
Angka kemiskinan Pesawaran yang masih berada di 11,86 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,36 persen, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang baru menyentuh 70,24 menjadi sorotan utama.
“Data-data ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kondisi nyata masyarakat. Ini adalah tanggung jawab besar yang menanti di pundak bupati dan wakil bupati yang baru,” ujar Mirza.
Menurutnya, capaian tersebut perlu dioptimalkan agar sejajar, atau bahkan melampaui, rata-rata capaian Provinsi Lampung.
Baca juga : Pernah Ditahan Polda, Sonny Zainhard Utama Kembali Nakhodai KONI Pesawaran
Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Pemerintah Provinsi menjadi kunci yang tidak bisa ditawar.
Gubernur Mirza menekankan agar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pesawaran wajib selaras dengan arah pembangunan provinsi dan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Selamat bertugas kepada Nanda Indira B, dan Antonius Muhammad Ali.
“Saya percaya, kepemimpinan ini akan membawa semangat dan inovasi baru untuk membangun Pesawaran lebih maju,” tambahnya.
Fokus pembangunan 5 tahun ke depan, lanjut Mirza, harus diarahkan pada sektor-sektor yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak.
Baca juga : Cetak Sejarah, Upacara HUT RI di Laut Pesawaran Lampung Raih 2 Rekor MURI
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan terjangkau, akses kesehatan gratis, serta perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan desa dan kecamatan di Pesawaran, harus menjadi prioritas.
Gubernur juga menantang kepemimpinan baru untuk berpikir kreatif di tengah keterbatasan anggaran yang mungkin ada.
“Kita sangat paham dengan segala keterbatasan anggaran, tapi justru di situ diperlukan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.
“Saya yakin Bupati dan Wakil Bupati bisa melakukan itu dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Sekadar informasi, pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3.2876 Tahun 2025.
Acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan surat tugas untuk Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza.
Baca juga : Kaskara dan Eco-Enzyme, Cara Petani Pesawaran Ubah Limbah Jadi Rupiah





Lappung Media Network