Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » 1 Tahun Prabowo-Gibran: Catatan Perjalanan Menuju Indonesia Emas 2045

    1 Tahun Prabowo-Gibran: Catatan Perjalanan Menuju Indonesia Emas 2045

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    20/10/2025
    in Ekonomi
    1 Tahun Prabowo-Gibran: Catatan Perjalanan Menuju Indonesia Emas 2045

    Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka genap berusia 1 tahun.

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, memberikan catatan kritis terhadap perjalanan awal pemerintahan ini dalam meletakkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

    Baca juga : Dampak Diplomasi Internasional Prabowo Subianto Bagi Indonesia 

    Menurut Mahendra, meski sejumlah program prioritas dalam visi Astacita mulai bergulir, pemerintah terlihat masih dalam fase trial and error dalam menerapkan beberapa kebijakan strategis.

    “1 tahun ini kita melihat pemerintah datang dengan peta jalan Astacita, 8 misi besar yang ambisius.

    “Ini adalah panduan mereka yang isinya dari ketahanan pangan, energi, air, sampai reformasi birokrasi,” ujar Mahendra Utama, Senin, 20 Oktober 2025.

    Mahendra menyoroti beberapa program prioritas yang telah menunjukkan progres.

    Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana ia mencatat lebih dari 11.000 dapur telah didirikan untuk mendukung program tersebut.

    Selain itu, program pembangunan 350 ribu rumah subsidi juga telah dimulai.

    Di sisi lain, Mahendra mengapresiasi langkah berani pemerintah dalam isu lingkungan.

    Ia mencontohkan pencabutan izin empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat sebagai bukti keseriusan menyeimbangkan investasi dan kelestarian alam.

    “Itu bukan hal mudah, apalagi menyangkut investasi besar.

    “Tapi pemerintah tampaknya sadar, ada kalanya ekonomi harus mengalah demi kelestarian alam, terutama di wilayah sekaya Raja Ampat,” jelasnya.

    Baca juga : Pertanian Jawara Ekonomi di Era Prabowo 

    Namun, Mahendra juga menggarisbawahi bahwa tahun pertama ini tidak berjalan mulus.

    Ia mencatat setidaknya 2 kebijakan yang menuai kontroversi dan menunjukkan fase trial and error pemerintah.

    Pertama, wacana pengecilan ukuran rumah subsidi menjadi 18 meter persegi yang menuai kritik publik.

    “Untungnya, pemerintah cukup responsif dan meninjau ulang keputusan itu setelah banyak kritik masuk,” kata Mahendra.

    Kedua, kebijakan larangan penjualan eceran gas 3 kg yang akhirnya ditarik kembali setelah menuai protes keras dari masyarakat kecil.

    “Ini menunjukkan satu hal, pemerintah masih dalam fase trial and error, mencoba menyesuaikan kebijakan dengan kenyataan di lapangan,” tegasnya.

    Mahendra juga mengomentari pernyataan Menteri Sekretaris Negara yang mengakui adanya capaian positif sekaligus masih banyaknya pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

    Menurutnya, sikap jujur dan transparan seperti itu justru penting untuk membangun kepercayaan publik.

    “Lebih baik mengakui kekurangan daripada berpura-pura semua sempurna,” tuturnya.

    Menatap ke depan, Mahendra mengingatkan bahwa tantangan akan semakin berat.

    Fokus pemerintah, katanya, harus pada bagaimana memastikan semua program berdampak jangka panjang, menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keadilan sosial, dan membangun kepercayaan publik.

    “1 tahun memang baru permulaan. Tapi disinilah pentingnya meletakkan fondasi yang kuat.

    “Karena Indonesia Emas 2045 bukan sekadar jargon, tapi tanggung jawab generasi hari ini untuk masa depan,” pungkasnya.

    Baca juga : Indonesia 2025: Pertumbuhan dan Pemerataan di Bawah Prabowo

    Tags: #IndonesiaEmas2045#MakanBergiziGratis#PrabowoGibran1Tahun
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Raih Apresiasi Terbaik Nasional, Dewan Dakwah Lampung Lantik Pengurus Periode 2025-2030

    Next Post

    Vina Hasan Sabet Emas PON Beladiri, Harumkan Lampung di Kancah Nasional

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji dan Tulang Bawang

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved