Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Kenapa PDRB Bandarlampung Masih Kalah Jauh dari Palembang?

    Kenapa PDRB Bandarlampung Masih Kalah Jauh dari Palembang?

    Irjen by Irjen
    01/12/2025
    in Ekonomi
    Kenapa PDRB Bandarlampung Masih Kalah Jauh dari Palembang?

    Jembatan Ampera Sungai Musi dan Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama. Foto: Kolase istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kerap menunjukkan kesenjangan yang cukup signifikan antara 2 kota besar di Sumatera, yakni Bandarlampung dan Palembang.

    Kota Palembang secara konsisten mencatatkan angka ekonomi yang lebih unggul dibandingkan Bandarlampung.

    Baca juga : DAMRI Buka Rute Baru Serang-Bandarlampung dan Palembang

    Menanggapi fenomena tersebut, Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai bahwa ketimpangan tersebut bukan sekadar permainan angka statistik.

    Menurutnya, hal ini mencerminkan perbedaan mendasar dalam peran ekonomi yang dimainkan oleh kedua kota tersebut di wilayah masing-masing.

    “Palembang konsisten lebih unggul. Ini bukan cuma soal angka di atas kertas, tapi perbedaan fundamental peran ekonomi.

    “Palembang sudah lama memposisikan diri sebagai pusat ekonomi Sumatera Bagian Selatan,” ujar Mahendra Utama dalam keterangan tertulisnya, Senin, 1 Desember 2025.

    Keunggulan Industri Palembang

    Mahendra menjelaskan, secara geografis dan historis, Palembang memiliki keunggulan strategis.

    Keberadaan Sungai Musi yang membelah kota tersebut menjadi urat nadi vital yang menghubungkan daerah hulu yang kaya akan batubara, minyak, dan perkebunan langsung ke pusat distribusi dan industri.

    “Kekuatan ekonomi Palembang itu ada di sektor industrinya, terutama petrokimia dan pengolahan komoditas unggulan Sumsel.

    “Ditambah lagi, sektor jasa keuangan dan perdagangan besar di sana melayani hampir seluruh kawasan Sumbagsel,” jelasnya.

    Besarnya investasi dan perputaran uang di sektor industri pengolahan inilah, menurut Mahendra, yang mendongkrak PDRB Palembang secara signifikan.

    Bandarlampung Masih Terjebak Peran Transit

    Berbeda dengan tetangganya, Mahendra menyoroti posisi Bandarlampung yang meskipun berstatus ibu kota provinsi, perannya masih terbatas sebagai gerbang penghubung Jawa dan Sumatera.

    “Ekonomi Bandarlampung masih banyak bergantung pada aktivitas transit, perdagangan eceran, dan pendukung distribusi hasil pertanian.

    “Masalah utamanya, sektor industri pengolahan di sini belum sebesar Palembang,” tegas Mahendra.

    Ia menambahkan, mayoritas industri di Bandarlampung masih berskala lokal dan belum mencapai tahap hulu-hilir yang kompleks.

    Baca juga : Kejar Target 2026, Pembangunan RS Penyakit Dalam Bandarlampung Dimulai

    Akibatnya, nilai tambah ekonomi (value added) yang dihasilkan relatif kecil.

    “Komoditas utama kita seperti kopi, lada, atau singkong, nilai tambahnya seringkali sudah terbentuk di kabupaten penghasil, atau justru langsung dibawa keluar lewat pelabuhan tanpa diolah lebih lanjut di Bandar Lampung,” paparnya.

    Infrastruktur dan Diversifikasi

    Dalam analisisnya, Mahendra juga membandingkan infrastruktur logistik kedua kota.

    Palembang dinilai unggul lewat sistem transportasi multimoda yang terintegrasi, mulai dari sungai, laut, kereta api, hingga bandara internasional yang tersambung dengan sentra produksi.

    Hal ini membuat biaya logistik lebih efisien dan volume transaksi lebih besar.

    Sementara itu, meski Bandarlampung memiliki Pelabuhan Panjang dan akses Tol Trans-Sumatera, Mahendra menekankan perlunya diversifikasi ekonomi agar kota ini tidak sekadar menjadi jalur lewat.

    “Tantangannya sekarang adalah bagaimana mendiversifikasi ekonomi.

    “Jangan sampai terlalu nyaman dan bergantung pada peran sebagai gerbang transit saja,” kata dia.

    Sebagai solusi, Mahendra menyarankan agar pemangku kebijakan di Bandarlampung mulai fokus menarik investasi besar di sektor industri pengolahan yang mampu menghasilkan nilai tambah tinggi.

    “Jika ingin mengejar ketertinggalan, Bandarlampung harus perkuat peran sebagai pusat jasa dan keuangan, tidak hanya untuk lingkup lokal, tapi juga menyangga provinsi-provinsi tetangga,” pungkas Mahendra.

    Baca juga : PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

    Tags: #EkonomiSumatera#PDRD#PembangunanDaerahBandarlampungPalembang
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lantik Hanan Rozak, Bahlil Puji Racikan Pengurus Golkar Lampung: Kombinasinya Paten!

    Next Post

    Anti Macet Jelang Nataru, ASDP Optimalkan Layanan Express Lewat 2 Dermaga

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • KPH Pesawaran Sukses Kelola Kemiri, Iskandar Buktikan Kolaborasi Pentahelix

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kolaborasi Kemiri NTB Jadi Model, Lampung BISA Siapkan KPH Pesawaran

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kawasan Industri Batang Ubah Lahan Produksi Jadi Arena Sport Tourism

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jalan Pertanian Lampung: Ketika Beton Mengubah Nasib Petani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • MotoGP Mandalika 2026: Warisan Sosial dan Kolaborasi Lintas Sektor

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved