Lappung – Kiprah atlet asal Provinsi Lampung di ajang SEA Games 2025 Thailand membuahkan hasil manis.
Sejumlah medali berhasil disumbangkan putra-putri daerah Bumi Ruwa Jurai untuk memperkokoh posisi Kontingen Indonesia dalam klasemen perolehan medali.
Baca juga : Baru Dilantik, KONI Lampung Langsung Tancap Gas Bidik Tuan Rumah PON 2032
Tercatat, 3 atlet andalan Lampung sukses naik podium di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Medali perak dipersembahkan oleh Indah Permata Sari yang turun di cabang olahraga (cabor) judo kelas +78 kg putri.
Sementara itu, dua medali perunggu berhasil diamankan oleh Sa’dan Ahmad Sidik Lisanaka dari cabor pencak silat kelas H putra, dan Sevi Nurul Aini dari cabor kick boxing.
Menanggapi torehan prestasi tersebut, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, memberikan apresiasi tinggi.
Kendati demikian, ia mewanti-wanti para atlet agar tidak cepat puas diri.
“Selamat atas prestasi yang diraih. Namun ingat, jangan jumawa.
“Teruslah berlatih untuk meningkatkan performa di *event* mendatang,” tegas Taufik Hidayat, dilansir pada Kamis, 18 Desember 2025.
Menurut Taufik, euforia kemenangan di level SEA Games tidak boleh membuat atlet terlena.
Justru, pengalaman bertanding membawa nama negara harus menjadi pelecut semangat untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Bagi atlet yang belum berhasil membawa pulang medali, Taufik tetap memberikan dukungan moral.
Baca juga : Uang Negara Rp1,1 Miliar Menguap, Ketua dan Bendahara KONI Lampung Tengah Tersangka
Ia menilai jam terbang di level internasional adalah aset berharga yang tidak bisa dinilai hanya dengan sekeping medali.
“Konsistensi latihan harus terus dijaga. Pengalaman bertanding di level internasional sangat mahal dan berharga sebagai modal kompetisi berikutnya,” tambahnya.
Sebagai informasi, dalam gelaran SEA Games 2025 ini, KONI Lampung mengirimkan total 11 atlet dan satu pelatih fisik untuk memperkuat tim Merah Putih.
Selain 3 peraih medali, nama-nama lain yang turut berjuang antara lain Ervina (kabaddi), Adi Ayangsyah (paramotor), Nur Halim Arlendi (karate 65 kg), Rafanael Nikola Niman (tenis meja), Nabila Maharani (tinju 54 kg putri), serta trio bisbol Bachtiar Sanjaya, Akbar Kurniawan, dan Muhammad Vendi Kurniawan.
Taufik menegaskan, tugas KONI dan para atlet belum selesai.
Saat ini, pihaknya langsung mengalihkan fokus untuk mematangkan persiapan menghadapi agenda nasional yang sudah di depan mata.
“Kita sedang mematangkan persiapan untuk PON Pantai, PON Beladiri, dan PON Indoor tahun 2026.
XSeluruh elemen, baik atlet, pelatih, maupun pengurus cabor saya minta lebih serius dan fokus,” pungkasnya.
Baca juga : Pernah Ditahan Polda, Sonny Zainhard Utama Kembali Nakhodai KONI Pesawaran





Lappung Media Network