Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Surplus Dagang Indonesia-India: Komoditas Ekspor dan Impor Andalan.
Surplus Dagang Indonesia-India: Komoditas Ekspor dan Impor Andalan
Oleh: Mahendra Utama*
Kilas Balik Surplus Perdagangan Indonesia vs India
Sejak 2020, Indonesia telah menikmati surplus perdagangan yang signifikan dengan India. Tren ini terus berlanjut, dengan total perdagangan kedua negara mencapai US$26,07 miliar pada 2024.
Di mana ekspor Indonesia mencapai US$20,38 miliar dan impor US$5,68 miliar, menghasilkan surplus US$14,70 miliar. Bahkan pada Januari-Agustus 2025, surplus telah mencapai US$9,42 miliar.
5 Komoditas Ekspor Andalan Indonesia ke India
Berdasarkan data tahun 2024, berikut lima komoditas ekspor utama Indonesia ke India beserta nilainya:
1. Bahan bakar mineral (HS27) – US$6,99 miliar (didominasi batu bara).
2. Lemak dan minyak hewan/nabati – US$3,97 miliar (didominasi CPO/minyak sawit).
3. Besi dan baja – US$1,86 miliar.
4. Terak dan abu bijih – US$1,01 miliar.
5. Mutiara, batu mulia, logam mulia, koin – US$865,66 juta.
India merupakan tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Indonesia, dengan pangsa 6,43%-8,7% dari total ekspor nasional.
5 Komoditas Impor Utama Indonesia dari India
Nilai impor Indonesia dari India pada 2024 mencapai US$5,66 miliar, dan pada 2025 tercatat US$4,83 miliar. Lima komoditas impor terbesar pada 2025 adalah:
1. Mesin, reaktor nuklir, boiler – US$659,68 juta.
2. Kendaraan (non-rel kereta) – US$540,85 juta.
3. Bahan kimia organik – US$414,80 juta.
4. Daging dan jeroan – US$352,34 juta.
5. Peralatan listrik/elektronik – US$248,66 juta.
Transfer Teknologi Alutsista dan Sektor Lain dari India
A. Kerja Sama Alutsista.
Indonesia dan India telah menjalin kerja sama pertahanan yang erat. India menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat memproduksi alutsista secara mandiri melalui pemanfaatan Transfer of Technology (ToT).
Pada Oktober 2025, Panglima Militer India mengunjungi produsen alutsista di Bandung (PT DI, Pindad) dan Surabaya (PT PAL) untuk memperkuat potensi kerja sama industri pertahanan.
B. Transfer Teknologi Digital dan Semikonduktor.
India menawarkan kemitraan transfer teknologi dan keterampilan melalui ekosistem desain chip terbesar di dunia, yang mendukung lebih dari 300 institusi akademik dan 100 startup. (*)
——————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network