Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

    Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

    Editor354 by Editor354
    13/07/2026
    in Saburai
    Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand

    Ilustrasi: OpiniMahe: Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total? (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

     

    Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Ketatnya Standar Biosekuriti dan Residu Kimia Menghentikan Laju Truk Barramundi Penang

    Perdagangan komoditas perikanan di Asia Tenggara sedang mengalami guncangan hebat.

    Jalur distribusi darat yang biasanya sibuk membawa puluhan ton ikan kakap putih (sea bass atau barramundi) dari kawasan penangkaran dan pengepulan di Penang serta Sungai Udang, Malaysia menuju Thailand, mendadak lumpuh total.

    Kebijakan pengetatan inspeksi sepihak yang diberlakukan oleh otoritas karantina Thailand menjadi pemicu utama berhentinya arus ekspor yang bernilai jutaan ringgit tersebut.

    Jeratan Isu Residu Antibiotik dan Dampak Efek Domino

    Otoritas keamanan pangan Thailand menerapkan pemeriksaan laboratorium yang sangat ketat terhadap komoditas perikanan asal Malaysia setelah muncul dugaan adanya residu bahan kimia dan kontaminasi antibiotik yang melebihi ambang batas aman konsumen.

    Setiap pengiriman truk kini wajib melalui masa karantina penahanan sampel hingga 20 hari di perbatasan guna menunggu hasil uji keluar.

    “Banyak pengusaha terpaksa menghentikan pengapalan karena penundaan logistik di perbatasan menyebabkan kualitas ikan segar menurun drastis dan membusuk sebelum sampai ke tangan pembeli,” ujar perwakilan Asosiasi Pengusaha Perikanan Malaysia.

    Sengketa dagang ini memicu aksi balasan (tit-for-tat protectionism), di mana pihak Malaysia turut membatasi impor beberapa jenis udang dari Thailand dengan dalih kontrol biosekuriti yang setara.

    Menurut teori keunggulan komparatif (Comparative Advantage Theory), hambatan non-tarif (non-tariff barriers) berupa regulasi sanitasi dan fitosanitasi (SPS) yang terlampau rigid dapat seketika mematikan keunggulan biaya logistik regional.

    Kebergantungan pasar ekspor Malaysia yang terlalu terpusat pada pasar domestik Thailand terbukti memicu kerapuhan ekonomi yang besar bagi para nelayan setempat. (*)
    ——————————————————————-
    * Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #MahendraUtama#PemerhatiPembangunanBiosekuritiPanganEksporKakapPutihHambatanPerdaganganLogistikPerbatasanOpiniMahePerikananASEAN
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji dan Tulang Bawang

    Next Post

    Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Perkuat Layanan dengan Pengadilan

    Related Posts

    Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji
    Saburai

    Membidik Pasar Thailand dari Pesisir Mesuji dan Tulang Bawang

    13/07/2026
    Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung
    Saburai

    Strategi Hilirisasi Industri dan Penetrasi Pasar: Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung

    10/07/2026
    Bulog Lampung Kawal Ketat Distribusi Minyakita
    Saburai

    Bulog Lampung Kawal Ketat Distribusi Minyakita, Harga Stabil Terjaga

    08/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bulog Lampung Kawal Ketat Distribusi Minyakita, Harga Stabil Terjaga

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi Industri dan Penetrasi Pasar: Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved