Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Sosok Abu Abdillah Malik ibn Anas 

    Sosok Abu Abdillah Malik ibn Anas 

    Editor by Editor
    02/07/2022
    in Gaya Hidup
    Sosok Abu Abdillah Malik ibn Anas 

    Ilustrasi Imam Abu Abdillah Malik ibn Anas atau Imam Malik. Foto Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Mendengar sosok Imam Abu Abdillah Malik ibn Anas atau Imam Malik mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat muslim di Indonesia.

    Baca Juga : Syekh Yusri Hafidzahullah Ta’ala Wa ra’ah Menjelaskan Soal Rezeki

    Beliau merupakan guru dari panutan masyarakat muslim Nusantara yang lahir di Madinah pada 95 H, dan wafat pada 179 Hijriyah (795 Masehi).

    Imam Malik merupakan guru dari Imam Syafi’i rhm. Kali ini lappung.com akan menceritakan tentang dua Imam Mazhab mengambil dua hukum berbeda dari hadits yang sama tentang masalah rezeki.

    Dikutif dari laman Twitter dari akun @Alie_Fahnoor, cerita ini dimulai saat
    Imam Malik berkata kepada muridnya Imam Syafi’i rhm.

    Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan rezeki.

    “Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya,” kata Imam Malik.

    Kendati demikian, sang murid, Imam Syafi’i rhm tidak setuju dengan pendapat gurunya seraya berkata, “seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki?,” tanya Imam Safi’i kepada gurunya.

    Kemudian, guru dan murid itu tetap bersikukuh dengan pendapatnya masing-masing. Suatu ketika Imam Syafi’i rhm keluar berjalan dan melihat serombongan petani tengah memanen anggur.

    Saat itu, sang murid membantu para petani tersebut untuk memanen. Setelah pekerjaan membantu petani selesai, Imam Syafi’i memperoleh imbalan beberapa ikat anggur sebagai balas jasa.

    Saat itu, Imam Syafi’i kegirangan. Namun, bukan karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya.

    Jika burung tidak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Maka, seandainya dia tidak membantu, niscaya tidak akan mendapatkan anggur.

    Lalu, beliau (Imam Syafi’i) bergegas menjumpai gurunya sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya.

    Beliau bercerita dengan sedikit mengeraskan bagian kalimat “seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu petani memanen anggur), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai ditangan saya,” jelas sang murid kepada gurunya.

    Mendengar hal itu, gurunya tersenyum, seraya mengambil dan mencicipi anggur tersebut.

    Setelah itu, Imam Malik berkata, sehari ini aku memang tidak keluar, hanya mengambil tugas sebagai guru dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur.

    Kemudian, tiba-tiba kamu (Imam Syafi’i) datang sambil membawakan beberapa ikat anggur segar untukku.

    Ini merupakan bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawwakal yang benar kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan rezeki?

    Baca Juga : Lafadz Niat Puasa Sunnah Senin Kamis

    Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya. Kemudian, guru dan murid tersebut saling tertawa.

    Begitulah cara ulama bila melihat perbedaan. Bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya saja.
    Wallahualam Bissawab

    Via: Arif Wiryatama
    Tags: Imam Abu Abdillah Malik ibn Anas
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Wahdi Siradjuddin Menyaksikan Pernyataan Ikrar 15 Anggota Khilafatul Muslimin

    Next Post

    Bawa Ganja Warga Asal Serdang Bedagai Ditangkap di Lampung

    Related Posts

    Inilah 6 Perbedaan Keris Jawa dan Keris Bali
    Gaya Hidup

    Inilah 6 Perbedaan Keris Jawa dan Keris Bali: Mengenal Ciri Khas, Filosofi, dan Keunikannya

    23/06/2026
    Apa Sih Perbedaan Maag dan Asam Lambung
    Gaya Hidup

    Apa Sih Perbedaan Maag dan Asam Lambung? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

    21/06/2026
    6 Cara Alami Menurunkan Asam Lambung
    Gaya Hidup

    6 Cara Alami Menurunkan Asam Lambung: Panduan Lengkap Meredakan Gejala dan Menjaga Kesehatan Lambung

    20/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Bernard dari Nestle Ambil Berkas

      Bernard dari Nestle Ambil Berkas, Bursa Calon Ketua Apindo Lampung Makin Panas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Modernisasi Pertanian: Jembatan Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dua Bakal Calon Ketua Apindo Lampung: Tatang Rohadi dan Junaedi Maju

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi: Kunci Lompatan Ekonomi Lampung Menuju Era Keemasan Baru

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ary Meizary Alfian Terpilih Aklamasi Pimpin Apindo Lampung 2026-2031

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerakan Penetrasi Pasar ke-9 Lampung Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved