Lappung – Alokasi dana Rp450 miliar untuk perbaikan jalan pertanian Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung serius dalam meningkatkan sektor pertanian.
Baca juga : Okra: Bukti Nyata Komitmen Mitratani Membantu Petani Lumajang
Salah satu upaya konkrit yang dilakukan adalah dengan mengalokasikan dana sebesar Rp450 miliar untuk perbaikan dan rehabilitasi jalan pertanian pada tahun 2024.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Muhammad Taufiqullah, mengungkapkan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Lampung.
Oleh karena itu, infrastruktur jalan yang mendukung aktivitas pertanian menjadi prioritas utama.
“Jalan merupakan urat nadi pertanian. Dengan jalan yang baik, hasil pertanian bisa lebih cepat dan efisien didistribusikan ke pasar.
“Sehingga harga jual komoditas pertanian pun bisa lebih stabil,” ujar Taufiqullah, dilansir pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Taufiqullah menjelaskan bahwa hampir seluruh ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangan Pemprov Lampung merupakan jalan yang menunjang sektor pertanian.
Baca juga : Lahan Tergusur, Petani Kotabaru Diproses Hukum
Dengan demikian, perbaikan jalan-jalan ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.
“Perbaikan jalan pertanian ini tidak hanya mempermudah akses petani ke pasar, tetapi juga meningkatkan nilai jual hasil pertanian mereka.
“Ini akan berdampak positif pada perekonomian daerah,” tambahnya.
Salah satu contoh keberhasilan perbaikan jalan pertanian adalah ruas Jalan Keramat Teluk-Sri Widodo di Kabupaten Lampung Utara.
Jalan sepanjang 6 kilometer ini telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 12 Juli 2024.
“Sebelum diperbaiki, kondisi jalan ini sangat buruk sehingga menyulitkan petani untuk mengangkut hasil panen.
“Setelah diperbaiki, petani di daerah itu sangat senang karena biaya transportasi menjadi lebih murah dan hasil panen bisa lebih cepat sampai ke pasar,” ungkap Taufiqullah.
Baca juga : Petani Muda Lampung 337 Ribu
Pemprov Lampung, lanjut dia, akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan pertanian.
Selain perbaikan dan rehabilitasi jalan, pemerintah juga akan membangun infrastruktur pendukung lainnya seperti jembatan dan irigasi.
“Kami berharap dengan perbaikan infrastruktur jalan pertanian, sektor pertanian di Lampung dapat semakin maju dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” pungkas Taufiqullah.
Alokasi Dana Rp450 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pertanian Lampung
Perbaikan infrastruktur jalan pertanian diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi petani, antara lain:
Meningkatkan produktivitas:
Jalan yang mulus memudahkan petani mengakses lahan pertanian dan mengangkut hasil panen.
Menurunkan biaya produksi:
Biaya transportasi yang lebih efisien akan mengurangi biaya produksi petani.
Meningkatkan harga jual hasil pertanian:
Hasil pertanian yang lebih cepat sampai ke pasar akan memiliki kualitas yang lebih baik, sehingga harga jualnya pun lebih tinggi.
Membuka akses ke pasar yang lebih luas:
Jalan yang baik memudahkan petani memasarkan produknya ke daerah yang lebih luas.
Baca juga : Gebuk Mafia Tanah. Petani Lampung Timur Tagih Janji Menteri ATR-BPN





Lappung Media Network