Lappung – Diduga ada KKN, anggaran Disnakeswan Lampung 2022 disoal LSM Fomell dengan unjuk rasa di Kantor Kejati Lampung.
Kejaksaan Tinggi didesak usut tuntas dugaan KKN pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan Provinsi Lampung).
Baca juga : Dugaan Korupsi Setwan DPRD Lampung Utara Disoal Massa Aksi
Dugaan itu pada beberapa anggaran kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 lalu.
Puluhan massa yang tergabung di dalam Forum Media Lembaga Swadaya Masyarakat Lampung, mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, melakukan unjuk rasa, Rabu, 2 Agustus 2023.
Dalam orasinya, Fomell menyebut pihaknya telah mendapat temuan pada penggunaan anggaran di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.
Diduga berpotensi sebagai praktik tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme, yang terjadi di beberapa kegiatan pada tahun anggaran 2022 lalu.
Baca juga : Publik Dukung Upaya PDIP Pecat Basuki Wibowo
“Beberapa kegiatan pada pengadaan ternak kambing di 13 kabupaten, pengadaan ternak sapi Po betina di 9 kabupaten.
“Pengadaan ternak itik, belanja natura dan pakan konsentrat di UPTD sapi,” ucap Agus Yadi, Koordinator aksi.
Selain itu, juga soal belanja modal kendaraan pengangkut pakan, belanja pembangunan kandang kambing, pembangunan pagar depan gedung UPTD BIBD.
“Hingga belanja modal pengadaan alat lab pakan, pengadaan chopper dan belanja perjalanan dinas,” lanjutnya.
Anggaran Disnakeswan Lampung 2022 disoal Fomell
Dari aksi damainya kali ini, Fomell menuntut agar dicopot dan segera diadilinya seluruh oknum Dinas yang terlibat.
Baca juga : Asyik! Motor Dinas Baru, Ratusan Lurah di Bandarlampung Gelar Aksi Konvoi
Serta mendesak Kejaksaan Tinggi Lampung untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini.
Dan juga turut meminta kepada Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, untuk segera melakukan evaluasi terhadap jajaran di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kontroversi mengenai anggaran Disnakeswan Lampung ini kemungkinan akan terus bergulir seiring dengan penelitian lebih lanjut yang dilakukan oleh LSM Fomell.
Publik juga secara antusias menantikan hasil dari investigasi lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut
Baca juga : Dipakai Urusan Hajatan, Prosedur Peminjaman Bus Dinas Pemprov Lampung Disorot
