Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menegaskan soal program Desak Anies yang berfokus pada dialog.
Program itu merupakan strategi pendekatan kepada kaum milenial dan generasi Z untuk mendukung pasangan calon nomor urut 1.
“Pendekatan kami kepada milenial dan generasi Z dilakukan melalui dialog,” kata Juru Bicara Timnas AMIN, Fatia Nur Masriati, Rabu, 6 Desember 2023.
Fatia menjelaskan bahwa Timnas AMIN menciptakan program Desak Anies yang mengusung diskusi dua arah.
Hal itu antara calon presiden RI Anies Baswedan dan kaum milenial serta generasi Z.
Tujuan dari acara tersebut, lanjut Fatia, adalah untuk memahami berbagai permasalahan yang dihadapi oleh milenial dan generasi Z.
Pertanyaan kepada Anies melibatkan berbagai aspek, mulai dari sosial, politik, keamanan, hingga pendidikan.
Selama berlangsungnya program ini, Fatia menekankan bahwa tidak ada sensor yang diterapkan.
Bahkan, pertanyaan yang diajukan akan dijawab sesuai dengan visi dan misi calon presiden nomor urut 1.
“Kami tidak menggunakan sensor sama sekali karena tujuan utamanya adalah berdiskusi dua arah dengan kaum milenial dan generasi Z,” tambahnya.
Fatia menegaskan bahwa program Desak Anies telah berjalan sejak hari pertama kampanye dan akan terus dilaksanakan untuk merangkul ide dan gagasan dari kaum milenial.
Dalam konteks kritik yang mungkin muncul ketika Anies menjadi presiden, Fatia menjamin bahwa kritik dari kaum milenial dan generasi Z akan diakomodasi.
Timnas AMIN berkomitmen untuk tidak mengintimidasi mereka dengan ancaman hukuman.
“Tidak ada lagi bahasa negeri konoha, yang ada ketika ingin mengkritik, menyampaikan secara langsung, Indonesia,” tandas Fatia.
Baca juga : Nunik Nahkodai TPD AMIN Lampung





Lappung Media Network