Lappung – APBD Kabupaten Mesuji tahun 2024 naik jadi Rp1 triliun lebih.
Kabupaten Mesuji merayakan ulang tahun ke-15 dengan kabar gembira.
Baca juga : Gerindra Tolak RAPBD Bandarlampung
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun anggaran 2024 telah ditetapkan, mencapai puncaknya dengan angka luar biasa, yakni Rp1,85 triliun.
Ini merupakan lonjakan yang signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp883 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Mesuji, Olpin Putra, mengkonfirmasi langsung soal ini, Rabu, 29 November 2023.
Olpin mengungkapkan bahwa peningkatan ini adalah hasil dari dana transfer pusat, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DIS).
Hal itu sebagai penghargaan atas capaian kinerja daerah yang dianggap baik oleh pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, setelah genap 15 tahun Mesuji berdiri akhirnya APBD TA 2024 disepakati,” kata Olpin dengan rasa bangga.
Baca juga : Arinal Djunaidi Salurkan Pembangunan Jalan Lamsel Rp60 Miliar
Sementara, Wakil Ketua I DPRD Mesuji, Jhon Tanara, juga mengonfirmasi peningkatan signifikan ini.
“Ya, betul, pagu APBD kita naik dari angka sebelumnya hanya Rp800 miliar naik menjadi 1 triliun lebih.
“Itu sudah kita sepakati melalui rapat paripurna pengesahan APBD Murni TA 2024 kemarin,” ungkapnya, Rabu, 29 November 2023.
APBD Mesuji Naik Jadi Rp1 Triliun
Terpisah, Pj Bupati Mesuji Sulpakar memastikan bahwa kabar tersebut benar adanya dan menekankan pentingnya menjaga integritas dan sinergitas dalam membangun Mesuji.
Baca juga : Pemilu Serap 60 Persen Anggaran Pemprov Lampung
“Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Mesuji, dan saya mengajak pimpinan dan anggota DPRD beserta seluruh jajaran perangkat daerah untuk senantiasa menjaga integritas dan sinergitas.
“Hal ini tak lain dalam rangka membangun Mesuji yang kita cintai ini dengan semangat bergerak bersama, maju semua,” ucap Sulpakar.
Dengan disetujuinya raperda tentang APBD Kabupaten Mesuji tahun Anggaran 2024, langkah selanjutnya adalah pengajuan kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat.
Untuk evaluasi dan pemberian nomor registrasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Dengan begitu, Kabupaten Mesuji memasuki usia baru dengan harapan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
Baca juga : Disdikbud Lampung Barat Dikritisi. Bulki Basri: Kami Sudah Maksimal
