Arinal pun berpesan agar komunitas Gham Berkain juga memberikan ruang bagi anak muda di kabupaten/kota.
“Kalaupun tidak bisa diselenggarakan di kabupaten, ajak bergabung di acara tingkat provinsi seperti ini.” pungkasnya.
Arinal Djunaidi Apresiasi Pestraria. Ajak Pemuda Cintai Wastra Lampung
Pestraria, Pesta Wastra Sukaria, adalah kegiatan yang diadakan oleh komunitas Gham Berkain.
Tujuannya agar anak-anak muda lebih peduli dengan budaya, salah satunya wastra.
Baca juga : Pameran Seni Hadir di Bandara Radin Inten II, Ada Tapis Lampung Hingga Mbah Surip
Ketua Pelaksana Pestraria, Rico Febrian menerangkan, acara Pesta Wastra Sukaria ini melibatkan masyarakat, khususnya anak muda.
“Yang hadir berasal dari 26 SMA/SMK di Lampung. Juga ada pegiat budaya, masyarakat umum, dan mahasiswa.” terang Rico.
Gham Berkain mengadakan Pestraria Manjau Bandarlampung di momen Sumpah Pemuda ini, berharap bisa menjadi wadah kegiatan positif bagi anak muda.
“Mari kita junjung lagi semangat Sumpah Pemuda lewat budaya wastra yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Sedangkan pendiri Komunitas Gham Berkain, Rissana Innisa, mengaku sangat puas dengan antusias seluruh yang hadir.
Ia berharap acara Pestraria ini bisa berkelanjutan.
“Walaupun tidak berupa acara yang besar dan megah, tetapi harus ada keberlanjutan.
“Untuk menjaga semangat kecintaan anak-anak muda terhadap budaya dan wastra Lampung.” kata wanita yang akrab disapa Ica ini.
Pihaknya pun melihat Pemprov Lampung sangat mendukung para pengrajin kain. Dan pengrajin sudah memiliki produk yang bagus.
“Alangkah baiknya, dan sudah semestinya, kami generasi muda ikut serta dalam menumbuhkan cinta dan melestarikan budaya kita sendiri,” tandasnya.
Rangkaian acara
Acara Pestraria dibuka dengan talk show dengan tema Pemuda Berbudaya untuk Indonesia Maju.
Dengan narasumber Anshori Djausal, Oi dari Swara Gembira, serta pemuda inspiratif asal Lampung.
Kemudian ada acara bimbingan berkain bagi remaja yang ingin belajar berkain.
Dilanjutkan dengan penampilan band Sindikat Sisa Semalam, yang mengajak anak muda berdendang sambil berkain.
Puncak acara adalah sendratari mengambil tema tuping dua belas, sekuel kedua dari Radin Intan.
Sedangkan penutup acara diisi oleh DJ Santiago Tune yang membawakan lagu-lagu nusantara lawas hingga terbaru.
Baca juga : Tapis Lampung Tampil di Kulturibrasi Annual Show





Lappung Media Network