Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Bendungan Way Semah di Pesawaran. Tumbang Setelah 103 Tahun Beroperasi

    Bendungan Way Semah di Pesawaran. Tumbang Setelah 103 Tahun Beroperasi

    Irjen by Irjen
    22/10/2023
    in Gaya Hidup
    Bendungan Way Semah di Pesawaran. Tumbang Setelah 103 Tahun Beroperasi

    Bangunan pelindung pintu intake dan pintu pembilas Bendungan Way Semah yang masih asli sebelum hancur diterjang banjir bandang pada akhir tahun 2020. Foto : rieger-rompas.net

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Bendungan Way Semah di Pesawaran, tumbang setelah 103 tahun beroperasi.

    Sebuah bangunan bersejarah yang telah berdiri selama lebih dari seabad akhirnya mengalami nasib tragis. 

    Baca juga : Bendungan Margatiga Ditargetkan Impounding Desember 2023

    Bendungan Way Semah, yang menjadi bendungan pertama di Provinsi Lampung, berhenti beroperasi setelah 103 tahun menyumbang kontribusi ke masyarakat hingga produksi para petani.

    Bangunan bersejarah ini berdiri sebagai saksi bisu era kolonisasi di Karesidenan Lampung pada masa pemerintahan Schalwijk pada tahun 1916-1917.

    Bangunan ini selama bertahun-tahun menjadi penjaga terdepan wilayah sekitar Desa Sukadadi, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. 

    Meskipun terkenal sebagai monumen bersejarah yang kokoh, Bendungan Way Semah menghadapi nasib tragis yang berakhir pada tahun 2020.

    Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba merusak bangunan pelindung tersebut hingga roboh. 

    Bahkan, sebagian pondasi bangunan yang telah bertahan selama lebih dari satu abad harus hanyut terbawa oleh aliran banjir yang ganas. 

    Akibat kerusakan yang sangat parah ini, Bendungan Way Semah tidak lagi dapat beroperasi.

    Baca juga : Seorang Pelajar Dilaporkan Tenggelam di Bendungan Way Semah

    Meskipun Bendungan Way Semah telah berhenti beroperasi, kenangannya akan tetap hidup dalam sejarah Lampung. 

    Robohnya bendungan ini mengingatkan kita akan kuasa alam dan kerapuhan bangunan manusia meski berusia lebih dari seabad. 

    Sejarah Way Semah (1916-1917)

    Dilansir dari Berandadesa, Bendungan atau Bendung Way Semah adalah salah satu bendung yang dibangun pada era kolonisasi.

    Bendung ini terbangun di era Karesidenan Lampung yang kala itu dipimpin oleh Schalwijk antara tahun 1916-1917. 

    Pelaksanaan kolonisasi sejak tahun 1905 di Gedongtataan, ketika itu belum dilaksanakan berbarengan dengan implementasi kebijakan pembangunan irigasi. 

    Kebijakan irigasi di Karesidenan Lampung oleh pemerintah kolonial baru dilaksanakan mulai tahun 1916.

    Page 1 of 2
    12Next
    Tags: Bendung Way SemahBendungan di LampungBendungan di PesawaranBendungan Way SemahBerita LampungPeninggalan Belanda
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Gibran atau Erick Elektabilitas Prabowo Unggul

    Next Post

    Terapi Wicara Anak. Mahasiswa Itera Buat Boneka Bicara

    Related Posts

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan
    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Dewan Kawasan Industri Nasional

      Dewan Kawasan Industri Nasional: Terobosan Akselerasi Hilirisasi dan Investasi Berkelanjutan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Lampung, Lumbung Bibit Unggul Perkebunan Nasional yang Dinanti

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Prabowo-Gibran Solid: Clear Facts Behind the Cabinet Seat

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerbang Sumatera Berbayar Mahal: Mengapa Biaya Logistik Lampung Tak Pernah Kompetitif

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menunda Gaji Buruh: Dosa Sosial Islam dan Peringatan Keras Rasulullah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menjelajah Kuliner Metro: Rujak Petir dan Campanella yang Menggoda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved