Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Cari Penyebab, Itera-ASDP Kaji Air Menggenang di Bakauheni

    Cari Penyebab, Itera-ASDP Kaji Air Menggenang di Bakauheni

    by Irjen
    06/05/2025
    in Saburai
    Cari Penyebab, Itera-ASDP Kaji Air Menggenang di Bakauheni

    Itera-ASDP mengidentifikasi penyebab genangan air yang melanda salah satu objek vital nasional di Lampung. Foto: Dokumentasi Itera

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Cari penyebab Itera–ASDP kaji air menggenang di Bakauheni.

    Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni merespons cepat kejadian genangan air yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni pada Minggu, 4 Mei kemarin.

    Baca juga : ASDP Bakauheni Selamatkan Mangrove Lewat Aksi Bersih Pantai

    Kolaborasi ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk mengkaji penyebab genangan dan merancang solusi pencegahan banjir jangka panjang.

    Itera, melalui Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK), menugaskan tim dosen yang dipimpin Ir Arif Rohman, guna mengidentifikasi penyebab genangan air yang melanda salah satu objek vital nasional di Lampung tersebut.

    Kajian ini tidak hanya berfokus pada penanganan pascakejadian, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pencegahan banjir yang komprehensif di masa mendatang di kawasan pelabuhan.

    Dekan FTIK Itera, Roy Candra Ph.D, menjelaskan bahwa Itera mengerahkan sumber daya penuh, termasuk tenaga ahli, dukungan peralatan, dan personel terlatih.

    Baca juga : Kepuasan Publik 90,9 Persen, ASDP dan Mitra Sukses Bikin Mudik 2025 Nyaman

    “FTIK mengerahkan drone pemetaan, GPS Geodetik, serta perangkat lunak analisis spasial untuk mengidentifikasi penyebab genangan air secara akurat.

    “Kami juga mengirimkan tim mahasiswa terlatih untuk membantu pengumpulan data di lapangan,” ujar Roy Candra, dikutip pada Selasa, 6 Mei 2025.

    Pengambilan data lapangan secara langsung di Kawasan Pelabuhan Bakauheni telah dilaksanakan pada Senin, 5 Mei 2025, dikoordinasi oleh dosen Prodi Geomatika, Redho Surya Perdana, dan Rizky Ahmad Yudanegara.

    Data yang dikumpulkan meliputi citra udara kawasan pelabuhan untuk merekam kontur lahan, jalur air, dan kawasan hidrologi, serta data pendukung lainnya.

    Data-data ini selanjutnya akan diolah dan dianalisis oleh tim dosen lintas prodi yang tergabung dalam grup Research in Flood.

    Cari Penyebab Itera-ASDP Kaji Air Menggenang di Bakauheni

    Tim ini melibatkan keahlian di berbagai bidang, seperti hidrologi oleh M. Gilang Indra Mardika (Teknik Sipil), analisis spasial oleh Valendya Rilansari (PWK), kajian lanskap oleh Zulvita Amanda (Arsitektur Lanskap), dan tim lain yang relevan.

    Dalam proses survei tersebut, tim Itera diterima oleh General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, yang diwakili Manajer Teknik, Hendri Irawan.

    Baca juga : Stop Impor Tapioka! Samsudin Minta ASDP Kawal Pelabuhan Bakauheni

    Hendri Irawan menyatakan harapannya bahwa kajian komprehensif yang dilakukan tim Itera dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai penyebab genangan air di Pelabuhan Bakauheni.

    “Hasil kajian ini sangat bermanfaat bagi pihak ASDP dalam merumuskan langkah-langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Hendri.

    Kolaborasi antara Itera dan ASDP ini diharapkan menjadi model kerja sama berbasis riset yang berkelanjutan dan dapat diterapkan oleh berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan lingkungan, termasuk banjir.

    Ketua Tim Itera, Arif Rohman, berharap hasil kajian ini dapat memberikan masukan berharga bagi ASDP terkait berbagai faktor penyebab genangan air, seperti jalur sungai, fungsi lahan sekitar kawasan, hingga potensi debit air dari perbukitan saat curah hujan tinggi.

    “Selain kajian teknis mendalam, FTIK juga siap memberikan rekomendasi jangka panjang berupa desain infrastruktur pengendali air dan sistem drainase berkelanjutan,” tambah Arif.

    Hasil kajian penyebab genangan air di Pelabuhan Bakauheni tersebut nantinya akan menjadi bahan diskusi lintas pihak.

    Dengan melibatkan ASDP, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, hingga Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS), guna merumuskan solusi terpadu.

    Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP Batasi Tiket Penumpang di Bakauheni

    Tags: ASDPBandarlampungBanjir BakauheniIteraLampungLampung SelatanPelabuhan BakauheniTim Itera
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Data BPS: Pengangguran Lampung Melandai Jadi 4,07 Persen, Perempuan Masih Tertinggal

    Next Post

    Calon Haji Bandarlampung Wafat Jelang Berangkat

    Related Posts

    Saburai

    Ruang UMKM Lampung: Geliat Kolaborasi, Ekspor, dan Pemberdayaan ala Robby Herdian

    09/06/2026
    Saburai

    Mengenal Batik Lampung: Keindahan Motif Tradisional yang Menjadi Tren Fashion Modern

    08/06/2026
    Saburai

    Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

    07/06/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sore yang Berbeda di ‘Rumah Ketiga’ Warga Bandarlampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Kain Tapis Lampung: Warisan Budaya Nusantara yang Bernilai Seni Tinggi dan Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version