“Saya belum dengar ya pernyataan itu bahwa kalau itu ada kembalikan kepada rakyat aja. Rakyat kita udah cerdas kok, AMIN, Anies Muhaimin kaya apa dan sebagainya,” jelas dia, Kamis, 14 September 2023.
“Mau dibilang apa itu apa, tapi intinya kembalikan kepada rakyat. Rakyat sudah cerdas, gak perlu khawatir kalau ada pernyataan itu,” tambahnya.
Baca juga : Deklarasi Anies-Cak Imin. PKS Dukung tapi Absen
Sementara untuk menilai apakah perbuatan Menag Yaqut tersebut dinilai etis atau telah melakukan politik praktis, lagi-lagi dia menyerahkan kepada rakyat untuk menilai.
“Kalau menurut rakyat gimana, kalau ada pejabat seperti itu. Rakyat aja yang menilai, serahkan kepada rakyat,” tandas dia.
Disindir bidah oleh Menag Yaqut. Cak Imin: Kembalikan ke rakyat
Terpisah, Ketua Umum PKB sekaligus bakal cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menganggap candaan Menag Yaqut soal memilih Amin berarti bidah tak ada subtansinya.
“Apa perlu ditanggapi? Enggak ada, enggak ada dan enggak ada substansinya. Enggak ada substansinya. Tidak perlu ditanggapi,” kata Cak Imin, Kamis, 14 September 2023.
Cak Imin tak tegas apakah akan menegur atau tidak kadernya tersebut.
Ia hanya menilai pernyataan Yaqut itu sebagai kebebasan berbicara lantaran Indonesia menganut prinsip demokrasi.
“Ya demokrasi kan begitu, kebebasan siapa pun boleh ngomong apa pun. Itu kan pilihan politik. Setiap orang memiliki pilihan politik,” jelasnya.
Sekadar informasi, Bidah adalah perbuatan yang dikerjakan tidak menurut contoh yang sudah ditetapkan.
Termasuk menambah atau mengurangi ketetapan oleh Al Quran dan hadis.
Dalam situasi ini, banyak yang menyerukan agar isu-isu agama tidak digunakan untuk kepentingan politik.
Sebagai negara yang pluralistik, Indonesia dikenal dengan keragaman keyakinan dan agamanya.
Masyarakat diharapkan untuk bisa meresapi dan memahami bahwa kebebasan beragama adalah hak dasar yang harus dihormati oleh semua warga negara.
Meskipun kontroversi ini terus berlanjut, pasangan Anies-Cak Imin tetap fokus pada kampanye mereka.
Dan menyatakan bahwa mereka akan berbicara langsung kepada rakyat Indonesia untuk menjelaskan visi dan program kerja mereka.
Warga negara Indonesia pun akan menjadi penentu akhir dalam pemilihan presiden yang akan datang, dan kembali memutuskan arah masa depan negara ini.
Baca juga : 10-16 Oktober 2023 Pendaftaran Capres-Cawapres





Lappung Media Network