Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Duet Prabowo-Erick: Resep Emas Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

    Duet Prabowo-Erick: Resep Emas Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

    by Irjen
    08/06/2025
    in Gaya Hidup
    Duet Prabowo-Erick: Resep Emas Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Foto: Dokumentasi Setpres

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Duet Prabowo-Erick jadi resep emas kebangkitan sepak bola Indonesia.

    Kemenangan bersejarah Timnas Indonesia atas China dengan skor 1-0 pada Kamis, 5 Juni 2025 malam bukan sekadar 3 poin.

    Baca juga : 100 Hari Mirza-Jihan, Lampung Genjot Hilirisasi Pertanian

    Hasil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) tersebut menjadi puncak dari sinergi kuat antara kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang berhasil mengantar Garuda terbang ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah prestasi yang terakhir kali diraih 59 tahun lalu.

    Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak melalui eksekusi penalti tenang oleh Ole Romeny pada menit ke-45.

    Kemenangan itu memastikan posisi Indonesia sebagai peringkat ketiga Grup C dengan 12 poin, unggul atas raksasa Asia seperti Arab Saudi dan China.

    Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari kolaborasi apik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Presiden Prabowo tidak hanya hadir langsung di GBK untuk memberikan dukungan moral, tetapi juga telah menunjukkan komitmen nyata yang menjadi fondasi kebangkitan sepak bola nasional.

    “Ketika pemerintah dan PSSI jalan seiring, apalagi dipimpin langsung Presiden, isu intervensi bisa diminimalkan.

    “Membangun sepak bola tidak mungkin dilakukan PSSI sendiri,” ujar Mahendra Utama, Aktivis Mahasiswa 98 yang mengamati fenomena ini,

    Baca juga : Sarasehan Aktivis 98: Prof Dasco hingga Puan Maharani Siap Urun Pendapat

    Mahendra juga menyebut bahwa, komitmen Presiden Prabowo diterjemahkan dalam beberapa langkah strategis.

    Pemerintah mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp200 miliar per tahun untuk PSSI, yang tercatat sebagai dukungan finansial terbesar dalam sejarah bagi pengembangan sepak bola.

    Selain itu, dalam Kongres Biasa PSSI pada 4 Juni 2025, Prabowo secara resmi ditunjuk sebagai Dewan Kehormatan PSSI.

    Langkah ini, kata Mahendra, dipandang sebagai cara efektif untuk memperkuat kolaborasi dan meminimalkan ego sektoral yang kerap menghambat kemajuan.

    “Visi jangka panjang Prabowo juga terlihat dari pembangunan Akademi Garudayaksa di Bogor, sebuah fasilitas pembinaan usia muda yang menjadi bukti dedikasinya meski ia lebih dulu dikenal sebagai Ketua Umum PB IPSI,” jelas dia.

    Tidak berhenti di tribun, apresiasi Presiden berlanjut hingga ke luar lapangan.

    Usai pertandingan, Prabowo mengundang seluruh skuad Timnas ke kediamannya dan memberikan hadiah jam tangan merek Rolex sebagai bentuk penghargaan dan motivasi atas kerja keras mereka.

    PSSI di Tangan Erick Thohir

    Di sisi federasi, Erick Thohir melakukan gebrakan signifikan sejak memimpin PSSI. Salah satu yang paling menonjol adalah program naturalisasi berbasis kualitas.

    Dalam setahun terakhir, 8 pemain berkelas Eropa seperti Jay Idzes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan kiper debutan Emil Audero berhasil direkrut.

    “Kontribusi mereka terbukti instan. Trio pertahanan yang diisi Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner tampil solid membendung serangan China,” kata Mahendra.

    Sementara itu, debut gemilang Emil Audero di bawah mistar gawang dengan penyelamatan krusialnya berhasil menjaga keunggulan Indonesia.

    Jaringan internasional Erick juga mempermudah PSSI dalam menjalin komunikasi dengan FIFA dan AFC, serta mempercepat proses administrasi pemain keturunan.

    Baca juga : Mahendra Utama: Kolaborasi Prabowo-Gibran Bawa Harapan Baru untuk Indonesia

    Di level domestik, reformasi struktural dalam Kongres PSSI 2025 menetapkan peran strategis bagi asosiasi provinsi (Asprov) sebagai ujung tombak pembinaan di daerah.

    Kombinasi antara dukungan finansial dan politik dari pemerintah dengan reformasi manajerial dan strategi jitu dari PSSI inilah yang kini melahirkan optimisme baru.

    Duet Prabowo-Erick: Resep Emas Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

    Kemenangan atas China bukan lagi dianggap kejutan, melainkan hasil dari sebuah cetak biru yang dieksekusi dengan sempurna.

    Kini, Timnas Indonesia bersiap menatap tantangan yang lebih besar di putaran keempat, dengan Erick Thohir telah menyiapkan serangkaian agenda uji coba internasional untuk mematangkan tim.

    “Duet kepemimpinan Prabowo-Erick telah berhasil menyatukan bangsa melalui sepak bola, membuktikan bahwa dengan sinergi dan kerja keras, Garuda benar-benar bisa terbang lebih tinggi,” pungkas Mahendra Utama.

    Baca juga : Aktivis 98 Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Mahendra Utama Beri Dukungan

    Tags: Aktivis 98Erick ThohirIndonesia vs ChinaKualifikasi Piala Dunia 2026Mahendra UtamaPrabowo SubiantoPSSITimnas Indonesia
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Uang Komite SMA dan SMK Negeri Lampung Resmi Dihapus, Biaya Ditanggung APBD

    Next Post

    Program Desaku Maju, Upaya Pemprov Lampung Tekan Pengangguran di Desa

    Related Posts

    Gaya Hidup

    Bandar Lampung 2036: Menanam Ruko, Memanen Hulu, Karya: Mahendra Utama

    11/03/2026
    Gaya Hidup

    Lebih Efisien ke Kuala Lumpur atau Jakarta? Ini Analisis Rute Umroh dan Perjalanan dari Lampung

    22/02/2026
    Gaya Hidup

    Satu Tahun Khidmat: Embun bagi Bumi Ruwa Jurai

    20/02/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Buka Suara Terkait Penertiban Lahan di Sabah Balau

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Terkuak! Rp200 Miliar untuk Pelunasan Perkara Sugar Group di Mahkamah Agung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • OJK Terbitkan PJOK Nomor 29 tahun 2023 dan POJK Nomor 30 Tahun 2023

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ilham Alawi: KUA PPAS APBD-P Bandarlampung Labrak Aturan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version