Lappung – Aktivis 98 masuk kabinet Prabowo-Gibran Mahendra Utama beri dukungan.
Sejumlah aktivis 98 yang dikenal sebagai pejuang reformasi kini mendapat tempat dalam pemerintahan Prabowo Subianto.
Baca juga : Mahendra Utama: Kolaborasi Prabowo-Gibran Bawa Harapan Baru untuk Indonesia
Dalam kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih, beberapa eksponen aktivis reformasi dipercaya untuk mengisi posisi strategis di berbagai kementerian.
Langkah ini disambut positif oleh Mahendra Utama, salah satu tokoh penting dalam gerakan reformasi 1998.
Mahendra menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan para aktivis 98 dalam kabinet adalah langkah tepat yang menunjukkan keberpihakan pada cita-cita reformasi.
Ia menyampaikan harapannya agar kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo dapat dijaga dengan baik oleh rekan-rekannya sesama aktivis.
“Ini adalah momen penting di mana teman-teman aktivis 98 diberikan tanggung jawab besar untuk membuktikan dedikasi dan integritas mereka di pemerintahan.
“Saya yakin mereka mampu mengemban amanah ini,” ujar Mahendra dalam pernyataannya, Senin, 21 Oktober 2024.
Baca juga : Mahendra Utama: Xi Jinping Sangat Menghargai Prabowo Subianto
Lebih lanjut, Mahendra menegaskan bahwa para aktivis 98 yang kini menjabat di kabinet memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa.
Yaitu, demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Sekarang saatnya mereka bergerak cepat, karena mereka sudah berada di dalam kabinet. Apa yang selama ini kita perjuangkan harus diwujudkan,” tambahnya.
Deretan Aktivis 98 di Kabinet
Dalam susunan Kabinet Merah Putih, beberapa tokoh dari gerakan 98 diberikan posisi wakil menteri, antara lain:
- Faisol Riza sebagai Wakil Menteri Perindustrian
- Agus Jabo sebagai Wakil Menteri Sosial
- Mugianto sebagai Wakil Menteri Hak Asasi Manusia
- Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika
Nama-nama ini dikenal aktif dalam gerakan reformasi dan memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan keadilan sosial serta kebebasan berpendapat.
Baca juga : Kabinet Merah Putih Diumumkan: Prabowo Andalkan Figur Senior dan Muda
Dengan masuknya mereka ke dalam pemerintahan, harapan besar pun muncul di kalangan masyarakat, terutama terkait reformasi di bidang hukum, HAM, dan pembangunan ekonomi.
Aktivis 98 Masuk Kabinet Prabowo-Gibran Mahendra Utama Beri Dukungan
Mahendra Utama juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada para aktivis ini bukan hanya dari Presiden Prabowo, tetapi juga dari rakyat.
Ia berharap dengan posisi strategis ini, mereka bisa mewujudkan cita-cita reformasi yang selama ini diperjuangkan.
“Semoga amanah yang diberikan oleh rakyat melalui Presiden Prabowo ini bisa membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa perjuangan reformasi tidak sia-sia,” tutup Mahendra.
Dengan masuknya para aktivis 98 dalam Kabinet Prabowo-Gibran, banyak pihak yang berharap mereka dapat berkontribusi secara nyata.
Tak lain dalam menggerakkan roda pemerintahan menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita reformasi.
Baca juga : Era Baru Dimulai, Prabowo-Gibran Pimpin Indonesia 2024-2029
